Vihara jadi tempat wisata budaya warga saat Imlek

Jakarta (ANTARA News) – Beberapa vihara di Jakarta menjadi tempat wisata budaya warga Jabodetabek saat liburan Tahun Baru China atau Imlek 2570. 

Meskipun tidak merayakannya, warga asal Bogor Dion dan Azizah mengatakan sengaja menggunakan kesempatan liburan kali ini untuk melihat umat Tridharma sembahyang di Vihara Dharma Sakti, Glodok, Jakarta, Selasa. 

“Memang sengaja liburan kali ini ke Glodok untuk melihat meriahnya perayaan Imlek, sambil menyicipi makanan khas Imlek,” kata Azizah. 

Kue keranjang menjadi salah satu makanan khas Imlek yang diincar oleh Azizah dan Dion, mereka juga menikmati air bambu dan kue bulan.

Dion mengatakan dirinya senang melihat suasana Imlek yang didominsasi hiasan berwarna merah. Dari perayaan ini dirinya juga belajar bahwa orang Tionghoa sangat menghargai leluhurnya.

Dari pantauan Antara, vihara-vihara di sekitar Glodok padat dikunjungi orang untuk berwisata, mereka membawa sanak saudara untuk sekedar melihat upacara ataupun berfoto.

Tak lupa mereka menggunakan baju merah agar senada dengan umat Tridharma.

Rahmad Warodoyo, warga Tanggerang yang datang sendirian sengaja menggunakan baju berwarna merah ke vihara Dharma Bhakti.

“Namanya lagi Imlek, saya juga pakai baju warna merah,” kata dia.

Dia sengaja datang ke sana untuk berburu foto saat mereka sedang sembahyang dan juga ingin melihat atraksi barongsai.

Seorang siswa SMA, Trias Politika bersama tiga temannya juga menyempatkan liburan untuk mengunjungi vihara Dhamra Jaya. Dirinya ke sana untuk mengerjakan tugas sekolah sambil liburan.

“Ini pertama kali saya ke vihara, saya jadi tahu budaya orang-orang Tionghoa saat merayakan Imlek,” kata dia. 

Baca juga: Barongsai meriahkan Imlek di Klenteng Kong Miao

Baca juga: Matakin: Imlek merupakan hari besar keagamaan bukan kebudayaan

Baca juga: Matakin berharap Presiden Jokowi hadiri perayaan Imlek nasional

Pewarta:
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harapan pengurus Vihara Dharma Bakti untuk Indonesia tahun ini

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Yayasan Dharma Bakti Gunawan Djajaputra berharap agar persatuan Indonesia semakin kuat dengan mengutamakan rasa saling menghormati, saling menghargai dan saling membantu.

“Jadi harapan saya dalam rangka mempersatukan negara ini, marilah saling menghargai, menghormati, membantu sesama saudara yang tidak seiman,” demikian disampaikan Gunawan saat ditemui Antara di Vihara Dharma Bakti, Petak Sembilan, Taman Sarim Jakarta Barat, Selasa (5/2).

Dia juga berharap Imlek dirayakan dengan sederhana dan tidak berlebihan sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

“Jadi saya berharap Imlek ini dilakukan secara sederhana, jangan sampai Imlek dijadikan tempat berpesta pora hingga menimbulkan kecemburuan sosial,” 

“Oleh karena itu ayo kita berbagi kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu yang tidak merayakan Imlek. Jadi biarlah apa yang dirasakan warga yang merayakan Imlek juga dirasakan oleh yang tidak merayakan, salah satu wujudnya adalah membagikan angpau tadi,” ujar Gunawan.

Dia juga mengutip pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyambangi Vihara Dharma Bakti untuk turut memeriahkan perayaan Imlek.

“Kata pak gubernur tadi, mudah-mudahan yang memberi mendapat rejeki lebih banyak, yang menerima mendoakan agar yang memberi dapat kebaikan,” tuturnya.

Pada hari ini, Selasa (5/2), warga etnis China merayakan Tahun Baru China yang akrab disebut Tahun Baru Imlek. Berdasarkan kalender China, tahun ini telah memasuki tahun 2570, yang juga disebut Tahun Babi Tanah.
 

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atraksi Barongsai warnai liburan Imlek di Ancol

Jakarta (ANTARA News) – Atraksi Barongsai mewarnai  peringatan Tahun Baru Imlek 2570 di  Taman Impian Jaya Ancol  dengan menampilkan atraksi Barongsai tidak hanya di darat, tetapi juga di dalam air dan juga di kolam renang.

Barongsai  di Sea World Ancol memainkan cerita The Legend of 12 Shio terdapat dua Barongsai dan Liong yang tampil di dalam aquarium raksasa.

“Sementara di Atlantis Water Adventure menampilkan atraksi Barongsai di atas kolam renang,” kata Corporate Communications PT Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari di Jakarta Pusat, Selasa.
     
Atraksi ini cukup menegangkan namun para pemain Barongsai dapat memberikan pertunjukkan yang mengagumkan dan keren.
   
Selain itu Barongsai juga hadir di Dolphin Adventure di Ocean Dream Samudra. 

“Atraksi ini menceritakan petualangan Barongsai yang ditemani oleh mamalia laut yang cerdas yaitu lumba-lumba,” kata Rika.
   
Barongsai tonggak juga hadir menghibur di Dunia Fantasi dan juga Pantai Lagoon.
     
Didukung dengan cuaca yang cerah menambah semarak hiburan imlek tahun ini. Tercatat sekitar 55.000  pengunjung yang memasuki kawasan Ancol Taman Impian pada jam 3 sore hari ini.
     
Pengunjung masih akan terus disuguhkan dengan beragam hiburan seru seperti Lagoon Sunset Music Special Nella Kharisma dan Barasuara mulai jam 16.00 WIB. Serta malam nanti juga akan ada penerbangan ratusan lampion harapan.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vihara Darma Bakti kedatangan lebih dari 11.000 pengunjung

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Yayasan Dharma Bakti, Gunawan Djajaputra, memperkirakan ada lebih dari 11.000 orang yang telah mengunjungi Vihara Dharma Bakti yang berlokasi di kawasan Petak Sembilan, Taman Sari, Jakarta Barat.

“Mobilitasnya pengunjungnya sangat tinggi, banyak yang datang sembahyang sebentar lalu pulang. Dari pagi hingga siang ada lebih dari 3.000 orang, jadi kalau dari kemarin diperkirakan ada lebih dari 11.000,” kata Gunawan saat ditemui Antara, Selasa (5/2).

Ia juga mengatakan, perayaan Imlek di vihara ini hanya digelar hari ini saja. “Nanti jam 20.00 WIB kita sudah tutup. Kalau  kemarin kan 24 jam,” tambahnya.

Ketua Yayasan Dharma Bakti itu mengatakan, besok kepadatan vihara akan kembali seperti biasa. “Besok kepadatan akan kembali seperti biasa. Namun, setiap tanggal 1 dan 15 kalender China pasti ramai,” ujarnya.

Ia mengatakan, hal itu karena Vihara Dharma Bakti terbuka untuk semua orang tanpa memandang ras dan agama.

 “Jadi ini bukan tempat ibadah umat tertentu, semua orang, semua ras, keturunan China atau bukan, boleh beribadah di sini. Apapun agamanya, boleh beribadah d sini,” pungkas Gunawan.

Pada hari ini, Selasa (5/2), warga etnis China merayakan Tahun Baru China yang akrab disebut Tahun Baru Imlek. Berdasarkan kalender China, tahun ini telah memasuki tahun 2570, yang juga disebut Tahun Babi Tanah.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Barongsai meriahkan Imlek di Klenteng Kong Miao

Jakarta (ANTARA News) – Pertunjukan barongsai memeriahkan perayaan Tahun Baru Imlek 2570 di Klenteng Kong Miao di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. 

Penampilan barongsai itu dibawakan Perkumpulan Lung Shan Bo dari Tangerang, Banten. “Kami baru pertama kali tampil di sini,” kata Bobby Febrian yang menjadi koordinator perkumpulan di Klenteng Kong Miao, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa. 

Atraksi barongsai itu menghibur umat Konghucu yang beribadah di Klenteng Kong Miao dan pengunjung dari agama lain yang sengaja datang ke klenteng itu untuk menonton pertunjukan barongsai. Penampilan barongsai memikat pengunjung di Klenteng Kong Miao, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (5/02/2019). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Klenteng Kong Miao memang menyediakan pertunjukan barongsai itu secara gratis sebagai bagian dari perayaan Tahun Baru Imlek.

Para penonton tak lupa untuk mengabadikan foto bersama dengan dua barongsai di halaman klenteng itu. Mereka juga berfoto di klenteng yang telah dihias dengan mayoritas lampion merah.  Pengunjung memadati Klenteng Kong Miao, Taman Mini Indonesia Indah untuk melihat pertunjukan barongsai sebagai bagian dari rangkaian kegiatan perayaan Tahun Baru Imlek, Jakarta, Selasa (5/02/2019). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Atraksi barongsai itu dilakukan setelah diadakannya sembahyang kepada Tuhan di klenteng itu. 

Perayaan Tahun Baru Imlek Nasional akan diadakan pada 10 Februari 2019 pukul 15.00 WIB di Gedung Teater Garuda Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. 

Lina yang merupakan salah satu pengunjung di klenteng itu mengaku baru pertama kali melihat barongsai. 

“Senang banget, seru banget,” ujar perempuan berkerudung yang tinggal di Cipayung, Jakarta Timur itu kepada Antara. 

Perempuan yang mengenakan kaos tangan panjang yang bermotif garis horizontal hitam dan putih itu berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah bersama anak dan saudara. 

Baca juga: Umat Konghucu berharap terpilih pemimpin yang adil

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PT KCI keluarkan KMT spesial Imlek

Jakarta (ANTARA News) – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengeluarkan Kartu Multi-Trip (KMT) spesial Imlek bergambar barongsai berwarna merah.

Direktur Utama PT KCI, Wiwik Widyawati, ditemui saat peluncuran, mengatakan, KMT edisi Imlek itu dikeluarkan secara terbatas. “Hanya ada 5.000 KTM yang dibandrol dengan harga Rp50.000,” kata dia, di Stasiun Jakarta Kota, Selasa.

Ia mengatakan, KMT itu tak hanya untuk merayakan Imlek tetapi juga mendorong para pengguna KRL memakai kartu KMT.

Selama ini, terutama pada hari libur masih banyak masyarakat yang menggunakan tiket harian dibandingkan KMT, padahal KMT lebih memberikan banyak manfaat.

“Kalau menggunakan kartu harian khan mereka harus mengantre panjang, kalau pakai KMT kan mereka tinggal isi saldo saja tidak perlu repot mengantre,” kata dia.

Kartu spesial Imlek itu dapat diperoleh di Stasiun Jakarta Kota, Juanda, Bogor, Depok Baru, Tangerang, Bekasi, Serpong, Tanah Abang, Bojong Gede, dan Tebet.

Tak hanya pada perayaan Imlek, PT KCI sebelumnya juga mengeluarkan edisi Idul Fitri dan juga edisi Asian Games 2018.

Selain mengeluarkan KMT edisi Imlek, PT KCI juga membagi-bagikan kue keberuntungan bagi pengguna KMT dan KR Acess di Stasiun Kota. Di dalam kue itu terdapat hadiah berupa cinderamata

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Barongsai hibur penumpang Stasiun Jakarta Kota

Jakarta (ANTARA News) – Atraksi barongsai di koridor Stasiun Jakarta Kota, Selasa, menghibur para penumpang yang hendak pergi atau datang ke Kota Tua di Jakarta.

Tak hanya diam di koridor, barongsai dari Lion Dance Team Patkwa itu juga mengelilingi stasiun, hingga ke peron-peron stasiun.

Dentuman dari gendang dan nyaringnya bunyi simbal telah menarik perhatian penumpang yang lalu-lalang untuk melihat dua barongsai berwarna merah dan kuning tersebut.

Pengunjung yang berada di stasiun pun berinteraksi dengan para barongsai, ada yang memberikan angpau ada juga yang berfoto dengan mereka.

Irma, ibu dari dua anak yang hendak berwisata di kota tua, merasa senang dengan pertunjukan tersebut, meski anak paling kecilnya sempat takut dengan barongsai.

“Ini pertama kali anak-anak saya melihat barongsai, kakanya sih senang, tapi adiknya agak takut,” kata dia.

Atraksi barongsai itu diselenggarakan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dalam memeriahkan Tahun Baru Imlek 2570.

Ditektur Utama PT KCI Wiwik Widayanti mengatakan selain untuk memperingati Imlek, atraksi tersebut memang dimaksudkan untuk menghibur para pengunjung.

“Saat musim libur, stasiun kota memang selalu dipadati warga Jabodetabek. Untuk itu kami berikan suguhan ini sekaligus merayakan hati Imlek,” kata dia.

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hari Raya Imlek, Anies Baswedan datangi Vihara Dharma Bhakti

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mendatangi Vihara Dharma Bhakti, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa pada perayaan Imlek 2570 untuk masyarakat Tionghoa.
     
Ia datang bersama dua orang anaknya, yakni Mikhail dan Ismail. Kedatangannya disambut warga yang berada di vihara itu, baik yang akan melaksanakan ibadah atau warga yang datang untuk melihat suasana perayaan Imlek 2570.
   
Ia memasuki beberapa ruang tempat pelaksanaan peribadatan. Suasana semakin ramai manakala dia bersama Mikhail menerbangkan burung-burung pipit.
     
“Hari ini saya hadir kembali ke Vihara Dharma Bhakti. Ini adalah salah satu Vihara tertua di Indonesia, berdiri pada 1650-an dan di tempat inilah salah satu pusat perayaan Tahun Baru Imlek,” kata dia.
   
Atas nama pemerintah Provinsi DKI dan warga Jakarta, dia menyampaikan selamat Tahun Baru Imlek. “Gong Xi  Fa Cai. Semoga Tahun Baru ini membawa keberkahan, membawa kesuksesan kepada semuanya,” kata dia.
   
Ia berharap tahun ini memiliki makna keberkahan, kemudahan rezeki, dan terbukanya peluang usaha di berbagai bidang. “Jadi saya ingin ucapkan selamat dan kita ingin juga, ini tadi ditandai dengan pelepasan burung yang menandakan bahwa keterbebasan dari kungkungan, dari permasalahan, menuju pada kesuksesan,” kata dia.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tarif MRT Rp8.500 dinilai masih batas kewajaran

Jakarta (ANTARA News) – Pengamat Transportasi Universitas Soegijapranata, Djoko Setijowarno, menyatakan, usulan tarif MRT Jakarta sebesar Rp8.500 per 10 kilometer masih wajar.

“Tarif murah atau mahal itu relatif, tetapi ini masih wajar,” kata dia, ketika dihubungi Antara di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, ada sejumlah aspek yang harus dipertimbangkan pihak manajemen dalam menentukan tarif, yaitu bagaimana tingkat kemampuan masyarakat untuk membayar, serta bagaimana tingkat kemauan warga untuk membayar.  

Ia menegaskan, transportasi umum seperti MRT perlu untuk disubsidi pemerintah.

Bahkan, ia mengingatkan, di sejumlah kota di dunia sudah ada yang sampai menggratiskan transportasi umumnya.

Bila dibandingkan dengan tarif KRL, ujar dia, maka hal itu berbeda karena infrastruktur KRL sudah ada dasarnya dari dulu, sedangkan MRT dibangun dari nol.

Salah satu yang disasar dari pembangunan dan operasionalisasi sistem transportasi umum berbasis rel adalah mengurangi kemacetan di jalan raya, yang oleh banyak badan menimbulkan kerugian terukur hingga puluhan triliun rupiah setahun.

Kerugian itu makin besar jika dimasukkan parameter kerugian tidak terukur, mulai dari kesehatan-kualitas hidup manusia, kualitas lingkungan hidup dan konservasinya, hingga potensi bisnis yang bisa diraih.

Baca juga: MRT dinilai jadi tren moda transportasi Jakarta

Baca juga: Pemprov DKI sedang proses penghitungan tarif MRT

Baca juga: Satu kali perjalanan MRT bisa habiskan Rp30.000

Sebelumnya, Manajemen PT Moda Raya Transportasi (MRT) mengusulkan tarif sebesar Rp8.500 per 10 kilometer kepada Pemprov DKI Jakarta dan masih menunggu persetujuan.

Menurut Direktur Utama MRT Jakarta, William Sabandar, di Jakarta, Rabu (30/1), sebenarnya biaya dana yang dibutuhkan satu orang dalam satu perjalanan sekitar Rp30.000 per orang. “Namun hal tersebut tidak bisa dibebankan pada masyarakat,” kata dia.

Mengingat masih cukup banyak kekurangan tersebut, kata William, pihaknya berupaya mengembangkan bisnis untuk memenuhi kekurangan pendapatan pada tiket.

Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT, Ghamal Peris, menyebutkan, setidaknya ada tiga strategi pengembangan bisnis yang dilakukan pihak MRT untuk menutup kekurangan biaya operasional itu.

Pertama, adalah kemitraan nama stasiun dengan sistem sponsorship dengan kontrak selama lima tahun pada perusahaan yang berjarak 700 meter dari stasiun.

Kedua, adalah area komersial di stasiun bagi perusahaan retail. Saat ini sudah ada 15 mitra retail yang telah bergabung di 10 stasiun pada tahap satu.

Sedangkan yang ketiga, adalah penyediaan 16 lokasi untuk UMKM di lima stasiun yakni Lebak Bulus (enam UMKM), Haji Nawi (satu UMKM), Blok A (satu UMKM), Fatmawati (enam UMKM) dan Dukuh Atas (dua UMKM).

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPBD DKI informasikan potensi rob di wilayah pesisir utara Jakarta

Jakarta (ANTARA News) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menginformasikan potensi rob atau banjir akibat gelombang laut pasang di wilayah pesisir utara Jakarta pada Selasa siang.

Akun resmi media sosial “@bpbddkijakarta” di Jakarta, menyebutkan potensi rob ditandai dengan tinggi permukaan air Pintu Air Ikan berstatus siaga II atau mendung tipis pada ketinggian 211 sentimeter.

Wilayah yang berpeluang terdampak rob, yakni Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Kalibaru, dan Kamal.

Petugas BPBD DKI telah menyampaikan informasi tersebut kepada warga yang berada di pesisir utaa Jakarta dan Kepulauan Seribu melalui berbagai media sosial.

Selain itu, para camat dan lurah setempat juga diinformasikan melalui grup pesan singkat “Kebencanaan Pusdatin BPBD DKI Jakarta.

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG: Jaksel dan Jaktim berpotensi hujan petir

Jakarta (ANTARA News) – Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur (Jaksel dan Jaktim) berpotensi diguyur hujan berintensitas sedang hingga tinggi disertai petir dan angin berkecepatan tinggi pada Selasa siang hingga malam hari.

Laman resmi “www.bmkg.go.id” di Jakarta menyebutkan guyuran hujan diaertai angin kencang dan petir itu terjadi dalam waktu yang singkat.

Berdasarkan pantauan, wilayah Jakarta Pusat akan hujan lokal (siang), cerah berawan (malam dan dini hari), suhu (26 – 31 derajat celcius), dan kelembaban (70-95 persen).

Wilayah Jakarta Utara berpeluang hujan lokal (siang), cerah berawan (malam dan dini hari), suhu (26-31 derajat celcius), dan kelembaban (70-95 persen).

Kawasan Jakarta Barat diprediksi akan hujan ringan (siang), cerah berawan (malam dan dini hari), suhu (25-32 derajat celcius), dan kelembaban (70-90 persen).

Jakarta Selatan diperkirakan hujan lokal (siang), cerah berawan (malam dan dini hari), suhu (25-32 derajat celcius), dan kelembaban (65-90 persen).

Daerah Jakarta Timur berpeluang hujan ringan (siang), cerah berawan (malam dan dini hari), suhu (25-32 derajat celcius), dan kelembaban (65-90 persen).

Kepulauan Seribu berpotensi cerah berawan (siang-malam), hujan lokal (dini hari), suhu (26-30 derajat celcius), dan kelembaban (80-95 persen).

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vihara Dharma Bhakti ramai dikunjungi meski tengah malam

Jakarta (ANTARA News) – Vihara Dharma Bhakti yang berlokasi di Petak Sembilan, Tamansari, Jakarta Barat, ramai didatangi pengunjung pada tengah malam menjelang Tahun baru Imlek 2019 yang jatuh pada Selasa (5/2). 

Kendati sudah tengah malam, pengunjung terus berdatangan. Ada yang sendirian, namun kebanyakan datang bersama keluarga dengan tujuan ingin beribadah di malam Tahun Baru Imlek.

“Kami sekeluarga dari Sunter (Jakarta Utara) ingin bersembahyang. Semoga dikaruniai kelancaran rezeki dan kesehatan untuk semua,” kata Willy Winoto yang datang bersama istri dan anaknya, Senin malam (4/2). 

Pria yang akrab disapa Ahuang itu mengatakan dirinya menyempatkan untuk beribadah di malam hari sebagai antisipasi apabila situasi wihara terlalu ramai pada Selasa.

Hal yang sama dikatakan Jacky asal Pluit, Jakarta Utara, yang menyempatkan diri mampir ke Wihara Dharma Bhakti bersama pasangannya, sekaligus menyambangi keluarga yang bermukim di kawasan Petak Sembilan.

“Sembahyang, sekalian kumpul-kumpul keluarga. Ada makan-makan besok, jadi harus hadir,” kata Jacky.

Pantauan Antara, hingga Selasa dini hari (5/2),  pengunjung terus berdatangan ke Wihara Dharma Bhakti yang juga biasa disebut Kelenteng Kim Tek Ie.

Pengunjung pun terpaksa parkir di sekitar tepi jalan Gajah Mada, sebelum persimpangan Jalan Kemenangan III yang menuju ke wihara karena keterbatasan tempat parkir di sekitar wihara.

Kendati demikian, tidak ada kemacetan menuju lokasi karena sejumlah anggota polisi dan TNI berjaga di setiap persimpangan, beberapa di antaranya pun ikut mengarahkan pengunjung untuk mencari lokasi parkir.

Adapun suasana di dalam Wihara Dharma Bhakti dipenuhi pengunjung yang ingin beribadah. Aroma dupa dan asap pun memenuhi ruang persembahyangan, ditambah alunan musik khas China yang diputar melalui pengeras suara.

Baca juga: Pengurus Vihara Dharma Bakti perkirakan kedatangan 8.000 pengunjung

Baca juga: Kelenteng Kota Tua Ampenan rayakan Imlek secara sederhana

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jabodetabek diprediksi hujan saat Imlek 2019

Jakarta (ANTARA News) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya potensi hujan disertai petir dan angin kencang di wilayah Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta dan sekitarnya pada Selasa (5/2), yang bertepatan dengan Tahun Baru Imlek 2019.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur antara siang dan malam hari,” tulis peringatan dini di laman resmi BMKG, dikutip Selasa dini hari.

Dalam prakiraan cuaca itu, wilayah Jakarta Utara juga berpotensi mengalami hujan lokal pada siang hari.

Kendati seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan diguyur hujan pada siang, namun cuaca cerah berawan diprediksi akan terjadi pada pagi hari.

Adapun daerah penopang DKI Jakarta yaitu Tangerang yang diperkirakan berawan pada siang, diprediksi diguyur hujan lokal pada Selasa malam. Sedangkan Bekasi, Depok dan Bogor akan hujan ringan pada siang kemudian berawan pada malam.

Suhu udara di lima wilayah Jakarta berkisar antara 25 sampai 32 derajat Celcius, dengan kelembaban udara 65 sampai 95 persen.

Adapun suhu di daerah Bekasi, Depok, Tangerang dan Bogor antara 22 sampai 33 derajat Celcius, dengan kelembaban udara 55 sampai 95 persen.

Baca juga: Vihara Dharma Bhakti ramai dikunjungi meski tengah malam

Baca juga: 5.263 personel gabungan jaga Imlek di Jabodetabek
 

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengemis padati wihara di Taman Sari jelang Imlek

Jakarta (ANTARA News) – Vihara Dharma Bhakti dan Vihara Dharma Sakti yang letaknya bersebelahan di Petak Sembilan, Taman Sari, Jakarta Barat dipadati pengemis dari berbagai kalangan usia pada Selasa dini hari (5/2), menjelang Tahun Baru Imlek 2019.

Pengemis itu duduk di halaman depan Vihara Dharma Sakti, sebagian ada yang duduk berjajar di pintu masuk, namun tidak menghalangi jalan bagi pengunjung yang akan masuk ke tempat ibadah itu.

Mereka umumnya berpakaian lusuh sambil membawa bungkusan plastik. Sebagian dari mereka mengisi waktu sambil berbincang, namun beberapa orang lainnya ada yang meminta “angpao” kepada pengunjung.

“Ke sini, biasanya dikasih angpao, dikasih makan, dikasih uang,” kata Romlih (63 tahun) yang mengaku sehari-hari bekerja sebagai pemulung di Cakung, Jakarta Timur.

Lain halnya dengan Maskur (68), yang datang sejak Senin (4/1) pagi, dengan harapan bisa mendapat banyak angpao di kelenteng itu. Pria yang mengaku tidak memiliki pekerjaan itu, mengatakan sudah tujuh tahun terakhir selalu datang ke beberapa wihara di Taman Sari saat Imlek.

“Biasanya ada dikasih angpao. Jumlahnya tak pasti. Pernah sampai ratusan ribu (rupiah). Pernah juga cuma sedikit,” kata Maskur yang mengenakan celana pendek dan kaus lusuh berwarna cokelat.

Deretan pengemis itu memang biasa datang ke wihara saat menjelang Tahun Baru Imlek karena sejumlah pengunjung memang membagikan rezeki, baik itu uang atau makanan.

“Menjelang Imlek memang mereka berdatangan karena berharap mendapatkan rezeki dari pengunjung yang bersembahyang,” kata Abi, seorang pengurus Vihara Dharma Sakti, Selasa.

“Tapi malam ini tidak seperti malam tahun lalu yang penuh sampai ke pojok halaman,” kata Abi.

Kendati demikian, situasi di dalam wihara terpantau aman dengan sejumlah petugas kepolisian dan TNI yang berjaga di pintu masuk dan halaman.

Pantauan Antara di lokasi, wihara tersebut tetap ramai pada malam hari dengan pengunjung dari kalangan muda hingga tua. Selain beribadah, ada juga yang datang untuk mengabadikan momen perayaan Imlek dengan mengambil video ataupun foto di dalam wihara.

Baca juga: Jabodetabek diprediksi hujan saat Imlek 2019

Baca juga: Vihara Dharma Bhakti ramai dikunjungi meski tengah malam
 

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gubernur dan Kapolda bekerjasama menjaga Jakarta kondusif

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur  DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono siap bekerjasama untuk menjaga Jakarta tetap kondusif.
     
Kunjungan Kapolda yang resmi menjabat sejak 24 Januari 2019 ke Balaikota DKI Jakarta, Senin tersebut bertujuan untuk mensinergikan seluruh jajaran agar Jakarta semakin kondusif.
   
“Sore ini kami mendapatkan tamu kehormatan, Bapak Kapolda yang baru bertugas, bersama jajaran untuk bersilahturahmi,” kata Anies  
   
Dia mengungkapkan kesiapan Pemprov DKI Jakarta dalam bekerja bersama dengan seluruh jajaran Polda Metro Jaya. 
Terlebih, dalam beberapa bulan ke depan akan terjadi sejumlah peristiwa penting, mulai dari hari besar keagamaan hingga pemilihan umum.
     
“Kita sama-sama memiliki kepentingan untuk memastikan Jakarta aman dan damai, apalagi bulan-bulan ke depan. Sehingga, kondisinya dapat tetap kondusif untuk kegiatan perekonomian, kegiatan sosial, politik. Kegiatan kerja sama ini akan terus kita jalin dan kita tingkatkan,” kata Gubernur.
     
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono memaparkan, lawatannya ke Balaikota Jakarta merupakan rangkaian kunjungan untuk memperkuat sinergi antar institusi. 
     
“Tadi siang kita bersilahturahmi dengan Pak Pangdam Jaya.  Sore ini ke Pak Gubernur. Besok lagi Forkopimda lainnya yang kita jalankan. 
     
Jadi, dalam rangka pertama kita menguatkan sinergi yang sudah selama ini dibangun bersama-sama untuk menjaga suasana yang kondusif di DKI Jakarta ini,” kata Eddy.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Grace Natalie persilakan siapapun tempuh proses hukum terhadapnya

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mempersilahkan siapa saja yang ingin menempuh proses hukum terhadapnya.

“Terhadap laporan tersebut kami persilahkan siapa saja yang ingin menempuh proses hukum, karena ini negara hukum. Jadi memang ada mekanisme yang berlaku,” ujar Grace saat ditemui Antara di Vihara Dharma Bakti, Jakarta Barat, Senin (4/2). 

Sebelumnya Grace dilaporkan ke Bareskrim Polri karena pernyataannya yang melarang Poligami.

Grace mengatakan bahwa pernyataan PSI terkait larangan poligami tidak pernah masuk ke ranah agama.

“Terkait pernyataan PSI dengan kami menentang poligami, kami tidak pernah mau masuk ke dalam ranah agama.”

“Kami bicara berdasarkan data dampak sosial yang terjadi. Misalnya saja LBH Apik yang memang konsisten mengadvokasi korban kekerasan perempuan, korban kekerasan seksual,” tambahnya.

Ketua umum PSI itu menyebut data tentang perempuan dalam poligami yang mengalami kekerasan.

“LBH Apik memiliki data tentang perempuan yang mengalami poligami. Mereka mengalami kekerasan psikis, tidak dinafkahi, pisah ranjang, diceraikan, sampai dengan diteror istri kedua,” kata Grace.

Grace mengatakan bahwa salah satu kebijakan PSI adalah keadilan utk perempuan dan mempesilahkan siapapun yang ingin mengadukannya.

“Jadi kami persilahkan siapapun yang ingin mengadukan, kita ikut saja proses hukumnya. Tapi kami yakin dan optimis tidak ada unsur pidana disitu,” pungkas Grace.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anies minta warga respon cepat bila ada gejala DBD

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur DKI Jakarta meminta warga untuk merespon cepat bila ada keluarganya yang mengalami tanda – tanda atau gejala Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan segera pergi ke puskesmas.

“Jangan menunggu sampai parah, datangi langsung ke puskesmas kemudian periksa dan apabila harus dirawat maka kita akan siap untuk merawat,” kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Senin.
 
Semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta akan menampung semua pasien yang mengalami DBD serta membebaskan biaya perawatan.

Gubernur akan memastikan bahwa pasien DBD terawat dengan cepat karena kasus DBD  membutuhkan waktu untuk bisa pulih.

“Tapi masa pemulihan itu harus ada perawatan yang benar. Kemarin saya menemukan kasus dimana anak sempat merasa sehat dibiarkan bermain, akhirnya terjadi pendarahan dan komplikasi. Jadi (harus) respon cepat,” kata Anies.
 
Selain itu, DKI akan menggenjot kegiatan preventif,  dengan menggerakan kader juru pemantau jentik (jumantik) sebagai garda terdepan.  Mereka akan berkeliling ke rumah warga untuk memastikan bahwa tidak ada genangan serta tidak ada potensi-potensi media tumbuhnya jentik-jentik.
 
Anie mengatakan, saat ini masih banyak kasus DBD dan kebanyakan terjadi di tempat – tempat yang dekat dengan ladang, kebun, di perumahan yang ada lahan – lahan terbuka.

“Jakarta Selatan yang masih banyak ruang terbuka dan ruang terbuka itu yang jadi tempat tumbuh kembang nyamuk,” kata Anies.
 
Saat ini, secara jumlah kasus DBD terbanyak di Jakarta Selatan yakni 297 kasus, di Jakarta Timur 248 kasus, di Jakarta Barat 233 kasus, di Jakarta Utara 57 kasus, di Jakarta Pusat 43 kasus dan Kepulauan Seribu tidak ditemukan kasus DBD.

“Fogging akan dilakukan tapi tidak harus serentak, yang diutamakan daerah Selatan,” katanya.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengurus Vihara Dharma Bakti perkirakan kedatangan 8.000 pengunjung

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Yayasan Vihara Dharma Bakti Gunawan Djajaputra  memperkirakan kedatangan sebanyak 8.000 pengunjung selama berlangsungnya perayaan Imlek.

“Sekitar 8.000 sampai 10.000 orang akan berkunjung sejak sore ini sampai besok sore, jadi lalu lalang umat yang bersembahyang di sini sekitar 10 ribuan, saling bergantian,” kata Gunawan saat ditemui Antara di Vihara Dharma Bakti, Jakarta Barat, Senin (4/2).

Gunawan juga mengatakan bahwa pihak  vihara tidak membuat persiapan khusus untuk perayaan Imlek.

“Kita tidak ada persiapan khusus, jadi artinya karena dari tahun ke tahun sama, persiapannya sudah dilakukan sejak sebelum Imlek,” ujarnya.

Menurut Gunawan satu-satunya persiapan khusus di vihara ini adalah pembersihan patung dewa dan dewi. Begitu juga dengan penggantian baju Dewi Kwan Im, yang merupakan dewi yang dipuja di vihara ini.

“Jadi setahun sekali, kegiatannya rutin. Mengapa harus kita bersihkan patung-patung, karena menurut kepercayaan orang Tionghoa sebelum Imlek itu dewa-dewa naik ke langit sehingga patung itu dalam kondisi kosong, baru kita berani membersihkannya,” kata Gunawan.

Gunawan juga menyebutkan, pengamanan di vihara juga ditingkatkan untuk memastikan perayaan Imlek berjalan dengan lancar.

Ia mengatakan personel dari Polsek Taman Sari juga akan ditempatkan untuk membantu mengamankan lingkungan vihara.

“Pengamanan kalau hari biasa kan cuma dijaga satpam dan satu personel Babinsa, tapi khusus untuk imlek akan dikirim dari Polda dari Polsek untuk pengamanan,” katanya.*

Baca juga: Kelenteng Tanjungular siapkan malam seni sambut imlek

Baca juga: Kelenteng Kota Tua Ampenan rayakan Imlek secara sederhana

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presidium Alumni 212 tegaskan laporan ketua BTP Mania tak bernuansa politis

Jakarta (ANTARA News) – Presidium Alumni 212 menegaskan pelaporan Ketua Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Mania, Immanuel Ebenezer, ke Polda Metro Jaya tidak memiliki nuansa politis.

“Kami tegaskan, pelaporan ini tak ada hubungannya dengan paslon tertentu ataupun politis, ini murni kita merasa terpanggil karena kita merasa sakit hati atas fitnah yang menyebut umat 212 itu penghamba uang,” ujar Juru Bicara Presidium Alumni 212, Eka Gumilar, di Polda Metro Jaya, Senin.

Menurut dia, jutaan umat menghadiri Aksi 212 maupun reuninya tanpa diimingi uang apapun, mereka justru hadir karena tergerak hatinya untuk bisa berkumpul dengan saudara-saudaranya dalam rangka penegakan hukum kasus penistaan agama. Mereka hadir dari berbagai wilayah Indonesia dengan bermodalkan tabungannya masing-masing untuk ongkosnya ke Jakarta dan ada juga yang berpatungan.

“Jadi, gerakan ini mana ada yang biayai, dari mana yang membiayai jutaan orang, membiayai hotelnya atau tepat menginapnya, akomodasinya. Jadi jangan mengada-adalah,” tuturnya.

Pelaporan tersebut dia buat, terkait pernyataan Ebenezer di salah satu acara stasiun televisi swasta pada Rabu, 30 Januari 2019 lalu yang menyebut, kelompok 212 merupakan penghamba uang dan tuannya adalah uang.

Ia mengaku mengetahui pernyataan Immanuel itu berdasarkan video ketika Immanuel melontarkan pernyataan tersebut, melalui di media sosial.

Menurut dia, siapapun itu yang melihat dan mendengar hal tersebut, termasuk teman-temannya yang nonmuslim pun sampai merasakan tersinggung dan sakit hatinya.

“Ini pelajaran juga buat Immanuel, sebaiknya anda menjaga ucapan anda, yang anda sakiti adalah saudara anda sendiri. Jangan demi kepentingan kelompok atau golongan, anda rela menyakiti jutaan orang,” tuturnya.

Lebih lanjut, ungkapnya, sebagai seseorang yang terdidik, seharusnya Immanuel menyampaikan pendapat-pendapatnya dengan cara yang elegan dan bisa memberikan contoh baik bagi masyarakat. Bukan malah menaburkan kebencian di muka umum sebagaimana yang dilakukannya di televisi.

“Bukan hanya untuk Immanuel, semua pihak juga harus menjaga pernyataannya, jangan demi kepentingan politis lantas melontarkan pernyataan-pernyataan yang bisa menyakiti masyarakat dan berpotensi memecah belah persatuan bangsa,” ucap dia.

Gumilar melaporkan Ebenezer kepada Polda Metro Jaya dengan nomor LP/701/II/2019/PMJ/Ditreskrimum tanggal 4 Februari 2019 pukul 14.30 WIB.

Meski dalam laporan disebutkan pelapor atas namanya, Gumilar menyebut hal tersebut tidak penting karena semua laporan baik di manapun pada intinya mewakili perasaan banyak orang yang tersakiti.

Meski dia akui, banyak dari orang-orang yang dikenalnya memiliki asumsi cukup tinggi bahwa laporan-laporan tersebut tidak akan ditindaklanjuti polisi, Gumilar optimistis atas profesionalisme polisi dalam proses penegakan hukum.

Ebenezer dilaporkan terkait pernyataannya di salah stasiun televisi swasta yang menyebut, kelompok 212 merupakan penghamba uang dan tuannya adalah uang. Sebelumnya dia juga ramai diperbicangkan di media sosial lantaran terkait dirinya yang menyebut solidaritas 212 atau kelompok 212 adalah wisatawan 212 penghamba uang saat menghadiri acara program i-News Pagi, Rabu (30/1).

Selain dilaporkan di Polda Metro Jaya, dia juga dilaporkan untuk kasus yang sama di Badan Reserse Kriminal Polri, Senin ini, oleh Persaudaraan Alumni 212 dengan nomor laporan LP/B/0150/II/2019/BARESKRIM tertanggal 4 Februari 2019.

Persaudaraan Alumni 212 selain melaporkan dia, juga melaporkan Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, dengan nomor laporan LP/B/0151/II/2019/BARESKRIM tertanggal 4 Februari 2019 yang disangkakan melanggar tindak pidana kejahatan tentang penghapusan diskriminasi, ras, dan etnis UU No 40 Tahun 2008 Pasal 16, UU Nomor 19/2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11/2008 tentang ITE Pasal 28 ayat 2, dan penistaan agama UU Nomor 1/1946.

Grace Natalie dilaporkan atas pernyataannya yang melarang adanya pratik poligami di Indonesia. Pernyataan larangan poligami itu, menurut pihak pelapor, telah menyinggung syariat agama Islam dan Pancasila. 

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DPRD minta Pemprov DKI berikan pendampingan hukum Kadis SDA

Jakarta (ANTARA News) – Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta William Yani meminta Pemerintah Provinsi DKI memberikan pendampingan hukum kepada Kepala Dinas Sumber Daya Alam (Kadis SDA) Teguh Hendrawan yang ditetapkan tersangka dugaan perusakan dan memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.

“Jangan sampai masalahnya berlarut-larut,” kata William di Jakarta, Senin.

William menyatakan Pemprov DKI Jakarta melalui Biro Hukum harus memberikan pendampingan hukum agar masalah secepatnya selesai.

William menyebutkan pendampingan hukum kepada pejabat Dinas SDA itu agar tidak menghambat proyek pembangunan Waduk Rorotan.

William berharap proyek pembangunan waduk, embung, situ di wilayah DKI Jakarta dapat segera selesai pada 2019.

Sementara itu, penyidik Polda Metro Jaya belum menindaklanjuti dugaan kasus perusakan dan memasuki pekarangan orang lain yang menyeret Kadis SDA DKI Jakarta itu.

“Nanti dicek dulu,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono. Argo juga pernah menyebutkan laporan dugaan kasus memasuki pekarangan orang lain tersebut telah memasuki tahapan pemeriksaan beberapa saksi.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah menetapkan Kadis SDA DKI Jakarta Teguh Hendrawan sebagai tersangka memasuki pekarangan rumah tanpa izin pada 20 Agustus 2018.

Kadis SDA DKI dilaporkan Felix Tirtawidjaja diduga terkait kepemilikan lahan yang diklaim merupakan aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Rawa Rotan Cakung Timur Jakarta Timur pada Agustus 2016.

Baca juga: Pembangunan Waduk Rorotan capai 85 persen

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi tangkap enam tersangka penyelundup 16 kg narkoba

Jakarta (ANTARA News) – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Kepolisian Indonesia menangkap enam tersangka yang terlibat dalam penyelundupan shabu-shabu asal Malaysia ke Aceh dan Medan, Sumatera Utara.

Dalam kasus ini, penyidik menyita 16 bungkus paket berisi shabu-shabu seberat 16 kg dengan kondisi 15 bungkus masih utuh dan satu bungkus sudah terbuka.

“Modusnya paket narkoba jenis shabu-shabu dikirim melalui jalur laut dengan menggunakan boat dari Malaysia ke Aceh,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Kepolisian Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Eko Daniyanto, di Jakarta, Senin.

Awalnya pada Jumat 18 Januari 2019, polisi menangkap tersangka, Aps, di Dusun Cilacap, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. “Aps berperan mencari orang untuk membawa sabu dari Malaysia ke Indonesia atas perintah Ah,” katanya.

Keesokan harinya, tim menangkap tersangka Ei di Desa Matang Glumpang II Meunasah Dayah, Kabupaten Bireun, Aceh. Ei perannya menerima dan menyimpan paket shabu-shabu di rumahnya.

Pada hari yang sama tim menangkap Jnd di Jalan Raya Medan-Banda Aceh, Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Tersangka Jnd berperan menghubungi Ei untuk mencari kapal boat dan mencari orang untuk mengambil paket shabu-shabu.

Pada 20 Januari, tim menangkap tersangka Syl, Hs dan Ah di Jalan Raya Medan-Banda Aceh Desa Seunebuk Muku, Kabupaten Aceh Timur. “Peran Syl menyuruh Jnd untuk mencari boat,” katanya. Sementara tersangka Hs perannya mengambil sabu dari tersangka Jnd dan tersangka Ah berperan sebagai koordinator kurir.

Dari keterangan para tersangka, sindikat ini mengedarkan sabu di Aceh dan Medan.

Baca juga: Bareskrim sita 50 kg sabu Malaysia berbungkus teh cina

Baca juga: Jumlah pengungkapan kasus narkoba awal Januari naik 22 persen

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PMJ jelaskan kronologi penganiayaan anggota KPK

Jakarta (ANTARA News) – Polda Metro Jaya menjelaskan kronologi penganiayaan dua orang anggota Komisi Pemberantasan Korupsi yang laporannya sudah diterima pihak kepolisian pada Minggu (3/2) pukul 14.30 WIB. “Ada laporannya pegawai KPK ke Polda Metro Jaya masuk pada Minggu pukul 14.30 WIB,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan kejadian tersebut bermula saat Pemerintah Daerah Papua sedang melaksanakan rapat di hotel Borobudur lantai 19. “Pada saat rapat ada dua orang yang memotret kegiatan tersebut. Dan selesai rapat pada kegiatan makan di restoran dekat lobby ternyata masih ada orang yang memotret,” kata dia.

Ia melanjutkan pemotret tersebut selanjutnya didatangi oleh pihak Pemda Papua hingga terjadi cekcok dan keributan. “Karena yang motret ngaku dari KPK, akhirnya teman kita itu dibawa ke Polda Metro Jaya untuk memastikan dia benar dari KPK berhubung saat ini banyak yang mengaku-ngaku,” kata dia.

Akibat kejadian tersebut, kata dia, satu orang penyelidik KPK menjadi korban dan akhirnya membuat laporan pada Minggu pukul 14:30 WIB. “Ya tentunya penyidik akan melidik dulu. Penyidik sudah ke TKP, kita juga sudah mintakan visum disana nanti langkah selanjutnya tunggu saja,” ujar dia.

Sebelumnya, dua penyidik KPK dikabarkan dianiaya orang saat bertugas menelusuri indikasi korupsi di salah satu hotel di Jakarta.

Kedua penyidik dianiaya saat ketahuan mengikuti Gubernur Papua, Lukas Enembe, dalam rapat di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/2).

Ketua DPRD Papua, Yunus Yonda, mengakui pegawai pemerintah Provinsi Papua malah menangkap basah petugas KPK, karena membututi Enembe yang sedang rapat bersama dia, anggota DPRD Papua, Sekretaris daerah Papua, Hery Dosinaen, dan sejumlah pimpinan SKPD di Hotel Borobudur.

Penyidik KPK bernama Muhammad Gilang W itu diidentifikasi Dosinaen yang melihatnya mengambil gambar Enembe, dan melihat ada percakapan di WhatsApp dalam telepon salulernya, terkait kegiatan Enembe mengikuti rapat evaluasi bersama tim badan anggaran eksekutif, legislatif dan Kementerian Dalam Negeri itu. Rapat bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap APBD Papua.

Terkait kasus penganiayaan tersebut, KPK melaporkan pihak yang diduga melakukan penganiayaan ke Polda Metro Jaya.

“Sore ini, 3 Februari 2019 pukul 15.30 WIB, KPK melaporkan ke Sentra Pelayanan Terpadu Polda Metro Jaya tentang adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap dua orang pegawai KPK yang sedang bertugas,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Minggu (3/2).

Dari proses pelaporan tadi, disampaikan bahwa kasus ini akan ditangani Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Kejadian dimulai dari menjelang tengah malam, Sabtu (2/2), di Hotel Borobudur, Jakarta. Saat itu Pegawai KPK ditugaskan untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi,” kata dia.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

5.263 personel gabungan jaga Imlek di Jabodetabek

Jakarta (ANTARA News) – 5.263 personel gabungan mulai petang ini diturunkan guna mengamankan perayaan Tahun Baru Imlek, Selasa besok (5/2), yang akan disebar diseluruh tempat-tempat ibadah umat yang merayakan Imlek di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Personel Gabungan dari TNI, Polri dibantu Dinas Kebakaran, Dinas Perhubungan dan Satpol PP siap mengamankan Imlek 2019, ada 5.263 personel yang disiapkan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Senin.

Dari unsur kepolisian yang diturunkan, kata dia, ada personel dari tinggat Polda Metro Jaya hingga tingkat Polsek untuk melakukan sterilisasi dan pengamanan sejak Senin petang (4/2) ini di sejumlah titik selain di tempat peribadatan.

“Ada 332 vihara di Jakarta dan sekitarnya yang kita amankan. Lalu juga kita kerahkan personel di tempat rekreasi, mal dan tempat ramai lainnya karena bukan hanya beribadah, masyarakat juga kemungkinan memanfaatkan liburan untuk berekreasi yah,” tuturnya.

Dia menambahkan, terkait arus lalu lintas, personel Ditlantas Polda Metro Jaya pun dikerahkan untuk mengatur sejumlah strategi rekayasa arus lalu. Rekayasa akan dilakukan secara situasional, seperti buka tutup dan contraflow mana kala ada kepadatan terjadi, baik di vihara, tempat rekreasi, maupun tempat keramaian lainnya.

“Untuk pengaturan lalu lintas, bila memang harus dilakukan buka tutup atau contra flow kita lakukan. Itu teknis di lapangan yah, nanti lantas yang mengatur di lapangan untuk kelancaran lalu lintas,” katanya.

Selain itu, mereka juga mengharapkan kegiatan perayaan Imlek bisa dijalankan dengan lancar, tertib dan dalam situasi yang kondusif tidak ada sesuatu apapun.

“Semuanya sudah kamj lakukan, kita berharap bahwa untuk saudara kita yang menjalankan imlek dapat aman dan lancar. Sampai sekarang belum ada informasi dari intelijen terkait ada yang berbuat tidak baik. Kita berharap semuanya itu akan berjalan dengan baik dan lancar dan demokrasi serta kerukunan Indonesia ini akan terlihat sangat bagus di mata internasional,” kata dia.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG: waspada hujan lebat di Jabodetabeka pada Senin sore

Jakarta (ANTARA News) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Jabodetabeka mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga tinggi pada Seni sore menjelang malam hari.

Laman resmi “www.bmkg.go.id” di Jakarta, Senin, menyebutkan peluang hujan lebat dapat terjadi sekitar pukul 16.35 hingga 19.00 WIB.

Wilayah yang berpeluang terjadi cuaca buruk yakni Citeureup, Klapanunggal, Serang Baru, Sukaraja, Babakan Madang, Tanah Serela, Bogor Barat, Cibinong, Gunung Putri, Cileungsi, Setu, Tapos, Cilodong, Cimanggis, Sukmajaya, Cipayung Depok, Jati Sampurna, Cipayung Jakarta Timur, Sawangan, Pancoran Mas, dan Beji.

Kemudian daerah Jagakarsa, Bogor Utara, Bogor Tengah, Dramaga, Ciomas, Limo, Ciputat Timur, Pamulang, Bojongsari, Gunung Sindur, Serpong, Setu Tangerang, Pinang, Karang Tengah, Serpong Utara, Larangan, Ciledug, Pondok Aren, Cisauk, Pagedangan, Rumpin, Parung, Ciseeng, Pasar Minggu, Mampang Prapatan, Cinere, Pasar Rebo, Ciracas, Makasar, Pondok Melati, Pondok Gede, Jatiasih, Bantar Gebang, Kramatjati, Pancoran, Pesanggrahan, Cilandak, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, dan sekitarnya.

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presidium Alumni 212 beberkan alasan polisikan ketua BTP Mania

Jakarta (ANTARA News) – Presidium Alumni 212 membeberkan alasannya melaporkan Ketua BTP Mania, Immanuel Ebenezer, ke Polda Metro Jaya, terkait pernyataannya di salah satu stasiun televisi swasta yang menyebut, kelompok 212 merupakan penghamba uang dan tuannya adalah uang.

Juru Bicara Presidium Alumni 212, Eka Gumilar, mengatakan, alasan pertama pertanyaannya itu sangat menyakiti hati dan perasaan umat muslim, khususnya umat yang menghadiri aksi 212. “Kedua, mungkin saudara Immanuel ini lupa 212 itu bukan hanya umat muslim, banyak juga yang nonmuslim ikut hadir dalam aksi itu, bahkan Presiden Joko Widodo pun ikut hadir juga waktu itu,” ujar dia, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin.

Selain itu, kata dia, ada pula KH Ma’Arif Amin dan banyak tokoh besar lainnya yang hadir dalam aksi yang menurutnya tidak mungkin tokoh-tokoh besar itu mau menghadiri Aksi 212 bilamana aksinya berorientasi pada penghambaan uang.

“Ketiga, spirit 212 itu berkembang menjadi hal positif, contohnya beridirinya koperasi Syariah 212 dan berdiri ekonomi kerakyatan, yang mana baik untuk kebangkitan ekonomi rakyat dan salah satu penyemangat ekonomi kerakyatan,” tuturnya.

Ia menambahkan, Aksi 212 itu, meski dihadiri jutaan umat, tapi semuanya berjalan dengan tertib, aman, dan baik. Bahkan, bukan hanya di Indonesia, banyak negara lainnya yang juga mengagumi Aksi 212 yang berjalan dengan damai itu.

Lebih lanjut, dia berpesan agar tidak ada yang membuat statment memprovokasi, memperkeruh suasana dalam situasi yang gampang bergejolak di tahun politik seperti ini.

“Justru tindakan kami melaporkan adalah tindakan yang baik agar hal-hal yang memang menyinggung perasan dan fitnah seperti ini dilaporkan sesuai anjuran presiden, bila ada bukti, tindak pidana maka laporkan, untuk itulah kami laporkan hari ini,” ujar Gumilar.

“Jadi sekali lagi saya ingatkan pada suadara Immanuel, anda jangan sekali-sekali berbicara yang sangat sensitif dan sangat berpotensi memecah belah bangsa terlebih di tahun politik bulan politik saat ini,” kata Eka menambahkan.

Sebelumnya, Gumilar melaporkan Ebenezer kepada Polda Metro Jaya dengan nomor LP/701/II/2019/PMJ/Ditreskrimum tanggal 4 Februari 2019 pukul 14.30 WIB.

Pelaporan itu terkait pernyataannya di salah stasiun televisi swasta yang menyebut, kelompok 212 merupakan penghamba uang dan tuannya adalah uang.

Ebenezer dilaporkan dengan pasal tentang penodaan agama yakni, pasal 156 KUHP dengan perkara penghinaan terhadap kelompok atau golongan.

Ia sebelumnya juga ramai diperbicangkan di media sosial lantaran terkait dirinya yang menyebut solidaritas 212 atau kelompok 212 adalah wisatawan 212 penghamba uang saat menghadiri acara program i-News Pagi, Rabu (30/1). ***2***

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anies Baswedan optimistis pemerintah Provinsi DKI Jakarta mampu pertahankan opini WTP

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, membuka pertemuan awal Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018, di Balaikota DKI Jakarta, Senin. 

Ia mengatakan, rasa optimismenya bahwa Pemprov DKI Jakarta mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. “Jika tahun lalu kita membuat tagline Road to WTP dan alhamdulillah hal itu tercapai. Maka, di tahun ini kita ganti Road to Retain WTP,  artinya kita harus mempertahankan opini ini,” kata dia.
     
Dalam rangka mempertahankan opini WTP yang sebelumnya diraih Provinsi DKI Jakarta, dia juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov DKI Jakarta, agar bekerja ekstra keras dengan waktu yang lebih singkat. 
   
Menurut dia saat ini tantangannya lebih besar, dan waktu yang terbilang lebih pendek dibanding tahun lalu.

Ia menegaskan, pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya untuk menyelesaikan semua yang menjadi kewajiban dan pekerjaan rumah yang masih dimiliki, agar Laporan Keuangan pemerintah Provinsi DKI Jakarta 2018 bisa dipertahankan pada status WTP.
     
“Memang kita mengakui, masalah yang menantang bagi kita adalah masalah penataan aset. Dan penataan aset ini umumnya temuan-temuan dari 2017 ke belakang, yang ini masih menjadi PR. InsyaAllah kita akan tuntaskan dengan sebaik-baiknya,” kata dia.
   
Ia juga memberikan apresiasi atas peran BPK RI yang terus melakukan monitoring dan mentoring kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta dalam penyelesaian laporan keuangannya.  “Kami di jajaran pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyambut baik adanya BPK, atas bimbingan dan nasihatnya, agar semua yang kita kerjakan di pemerintah pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejalan dengan prinsip good governance,” kata dia.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketua BTP Mania dipolisikan terkait ujaran kebencian

Jakarta (ANTARA News) – Ketua Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Mania, Immanuel Ebenezer, dilaporkan Presidium Alumni 212 ke Polda Metro Jaya karena pernyataannya di salah satu stasiun televisi swasta yang dinilai mengandung ujaran kebencian.

Juru Bicara Presidium Alumni 212, Eka Gumilar, mengatakan, mereka atas nama Presidium Alumni 212 melaporkan dia karenna pernyataannya yang menyebut: kelompok 212 merupakan penghamba uang dan tuannya adalah uang.

“Beliau katakan bahwa umat 212 itu penghamba uang dan tuan-tuanya adalah uang, ini sangat menyakiti hati umat khusunya yang mengikuti aksi 212 terdahulu,” ujar Eka di Mapolda Metro Jaya, Senin.

Adapun Ebenzer, kata Gumilar, dilaporkan dengan pasal tentang penodaan agama yakni, pasal 156 KUHP dengan perkara penghinaan terhadap kelompok atau golongan. Ia pun melaporkan Immanuel atas nama pribadi karena merasa dirugikan dan atas nama Presidium Alumni 212, yang mana dia selaku jubirnya.

“Alhamdulillah pihak kepolisian kooperatif sekali, saya kira ini wilayah sensitif yang harus ditindaklanjuti dan saya optmis sekali kepolsian akan bijaksana dan profesional akan membantu kita memproses laporan kita,” katanya.

Laporan terhadap Ebenezer tersebut diterima polisi dengan nomor LP/701/II/2019/PMJ/Ditreskrimum tanggal 4 Februari 2019 pukul 14.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jika terbukti bersalah, Immanuel Ebenezer terancam hukuman kurungan badan maksimal selama lima tahun.

Ebenezer sebelumnya ramai diperbicangkan di media sosial lantaran terkait dirinya yang menyebut “solidaritas 212 atau kelompok 212 adalah wisatawan 212 penghamba uang”, saat menghadiri acara program i-News Pagi, Rabu (30/1). 

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polda Metro jadwalkan pemeriksaan lanjutan Dahnil pada Kamis

Jakarta (ANTARA News) – Penyidik Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan lanjutan terhadap mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Simanjuntak, sebagai saksi dugaan tindak pidana korupsi dana Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia 2017, Kamis (7/2).

“Surat panggilan sudah dilayangkan,” kata Kepala Subdirektorat Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Bhakti Suhendrawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin. Bhakti belum dapat memastikan Dahnil akan memenuhi panggilan atau tidak guna dimintai keterangan tambahan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Namun pihak Polda Metro Jaya berharap anggota Badan Pemenangan Nasional pasangan calon nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu dapat memenuhi panggilan itu.

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia yang melibatkan GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah, di pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah, 16-17 Desember 2017.

Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan kepolisian dan Badan Pemeriksa Keuangan, status kasus itu ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa Simajuntak, Ketua Pelaksana Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia 2017, Ahmad Fanani, panitia dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Abdul Latif, dan panitia dari GP Ansor, Safaruddin, pada 19 November 2018.

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi: Tidak ada benda mencurigakan di Vihara Dharma Bakti

Jakarta (ANTARA News) – Wakapolsek Metro Taman Sari Kompol Tedy Rachesna yang memimpin penyisiran di Vihara Dharma Bakti Jakarta Barat menyampaikan bahwa tidak ada benda mencurigakan di lingkungan vihara.

“Alhamdulilah tidak ada masalah. Kedepannya tidak ada masalah. Polsek Tamansari akan lakukan pengamanan mulai dari pagi ini sampai besok,” kata Tedy saat ditemui Antara di Vihara Dharma Bakti, Senin, dalam rangka pengamanan menjelang Hari Raya Imlek.

Penyisiran dimulai pada sekitar pukul 12.16 WIB oleh personel Tim Gegana dengan menyisir sejumlah sudut di lingkungan Vihara Dharma Bakti.

Penyisiran berakhir pada sekitar pukul 13.00 WIB tanpa menemukan benda mencurigakan.

Kompol Tedy menambahkan bahwa tujuan penyisiran ini adalah untuk memastikan perayaan Imlek berjalan dengan khidmat.

“Pada umumnya tujuan sterilisasi adalah mencari apakah ada barang berbahaya atau yang menimbulkan keresahan bagi pengunjung,” ujarnya.

Tahun Baru China atau atau Imlek akan dirayakan pada Selasa 5 Februari 2019. 

Polsek Taman Sari sendiri akan mengamankan 16 vihara yang ada di wilayah hukumnya.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polsek Metro Taman Sari sterilkan Vihara Dharma Bakti Jakarta Barat

Jakarta (ANTARA News) – Petugas Polsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat, mengadakan sterilisasi di Vihara Dharma Bakti demi memastikan perayaan Tahun Baru Imlek yang akan dirayakan pada Selasa 5 Februari berjalan secara lancar.

Wakil Kepala Polsek Metro Taman Sari, Komisaris Polisi Tedy Rachesna, menyampaikan, “Kami berkoordinasi dengan pihak Gegana untuk menyisir  dalam rangka pengamanan, agar kegiatan Imlek bisa berjalan dengan khidmat.” saat ditemui di Vihara Dharma Bhakti, Jakarta, Senin (4/2).
 

                                                                    

Penyisiran dimulai pada sekitar pukul 12.16 WIB oleh personel Tim Gegana dengan menyisir sejumlah sudut di lingkungan Vihara Dharma Bakti. Polsek Taman Sari sendiri akan mengamankan 16 vihara yang ada di wilayah hukumnya.

Sedangkan Polsek Taman Sari baru akan mengerahkan 20 personel, namun akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti TNI, kecamatan dan instansi terkait lainnya. “Di Tamansari ada 16 vihara, di sini ada 20 personel. kita juga berkoordinasi dengan pihak lain seperti Koramil dan tiga pilar dari Kecamatan,” ujarnya

Ia juga mengatakan kemungkinan akan ada tambahan personel dari Polda Metro Jaya untuk pengamanan yang akan digelar sampai besok malam.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dinkes : Kader jumantik kunci gerakan kesadaran masyarakat

Jakarta (ANTARA News) –  Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Widyastuti mengatakan kader juru pemantau jentik (jumantik) merupakan kunci utama mengerakan kesadaran masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
     
“Justru melalui kader jumantik dapat menggerakan kesadaran masyarakat dan bersama – sama membersihkan lingkungan menjadi kunci utama,” kata Widyastuti di Jakarta Pusat, Senin.
   
Hal tersebut terkait tiga orang kader Jumantik di Lenteng Agung yakni, Nur Azizah, Jayanti, dan Desi yang dianiaya oleh salah satu penjaga rumah di kawasan tersebut pada hari Jumat (1/2).
   
Sebenarnya kader jumantik itu bekerja atas penugasan,  ada SOP, ada surat tugas, serta kemudian langkah-langkah yang harus dikerjakan dalam rangka penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD).
     
“Tentu kami prihatin, sekali lagi kami mengimbau kepada masyarakat ayo kita sama-sama karena nggak mungkin selesai cuma sama kader (jumantik) untuk memberantas DBD ini,” kata Widyastuti.
     
Dalam penanggulangan DBD di DKI Jakarya sudah ada acuannya yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2007 mengenai Pengendalian DBD.
     
“Sudah ada rambu – rambunya bahkan di tingkat nasional sudah ada perundang – undangan yang mengatakan apabila ada orang yan menghalang – halangi itu bisa dilakukan penindakan,” katanya.
   
Sebenarnya  para kader jumantik dalam melaksanakan PSN sudah kuat posisinya untuk melakukan tugas. 
     
Widyastuti mendorong dan mengimbau warga untuk bersama-sama untuk mengawasi lingkungan sekitar agar bersih dan harus membuka diri jika ada kader yang melakukan edukasi, memantau bagaimana jentik yang ada di rumah masing – masing.

Baca juga: Pemprov DKI kawal kasus kekerasan pada kader jumantik

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polda Metro selidiki laporan penganiayaan pegawai KPK

Jakarta (ANTARA News) – Pihak Polda Metro Jaya menyelidiki laporan dugaan penganiayaan yang dialami dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Terlapor lidik,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin.

Argo mengatakan Polda Metro Jaya menerima laporan dari pegawai KPK itu pada Minggu (3/2) sore.

Sebelumnya, juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan aksi penganiayaan terhadap dua penyelidik yang sedang bertugas pada salah satu hotel di Jakarta, Sabtu (2/2) malam.

Febri menuturkan KPK melaporkan dugaan pemukulan itu ke Polda Metro Jaya pada Minggu sore.

Diungkapkan Febri, kejadian berawal ketika pegawai KPK ditugaskan untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi.

Kedua pegawai KPK yang bertugas itu mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan luka pada bagian tubuh.

“Meskipun telah diperlihatkan identitas KPK namun pemukulan tetap dilakukan terhadap pegawai KPK,” tutur Febri.

Saat ini, KPK berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya agar laporan tersebut segera diproses lebih lanjut terhadap terduga pelaku penganiayaan.

Pewarta:
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

YLKI nilai tarif di peraturan baru ojek daring terlalu tinggi

Jakarta (ANTARA News) –  Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai skema tarif batas bawah Rp3.100 per kilometer pada aturan ojek daring baru yang disiapkan pemerintah terlalu tinggi.

Pengemudi sebagai mitra diperkirakan akan menghadapi risiko mengalami penurunan order signifikan bila skema itu tetap diterapkan.

“Itu terlalu tinggi. Risiko bagi driver adalah ditinggalkan konsumen karena kenaikan (tarif) terlalu tinggi,” kata Ketua Harian YLKI Tulus Abadi saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Kementerian Perhubungan memang tengah menggodok aturan ojek daring yang ditargetkan selesai pada Maret 2019. Salah satu fokusnya adalah soal tarif yang diatur berdasarkan batas atas dan bawah agar mitra pengemudi memiliki pendapatan lebih baik lagi. 

Beredar kabar besaran tarif batas atas dan bawah tersebut telah dipatok Rp3.100-3.500 per kilometer atas usulan Tim 10. Selama ini, aplikator Grab menerapkan tarif batas bawah ojek daring sebesar Rp1.200 per kilometer, adapun Go-Jek memberikan Rp1.600 untuk mitra pengemudi.

YLKI khawatir rencana kenaikan tarif batas bawah dan atas ojek daring justru menjadi bumerang bagi mitra pengemudi, seperti halnya kenaikan tarif pada pesawat terbang. Konsumen yang merasa diperas akibat tarif mahal akan memilih moda transportasi alternatif yang memiliki tarif lebih murah.

“Karena kenaikan terlalu tinggi, nanti malah ojek daring bernasib sama seperti pesawat terbang, penumpangnya turun drastis,” ujar Tulus.

Seharusnya, dia melanjutkan, pemerintah melibatkan aplikator untuk membuat simulasi penarifan sebelum menetapkan tarif batas bawah dan atas. Aplikator perlu terlibat agar semua bisa mengetahui biaya produksi sebenarnya seperti apa.

“Saya rasa belum ada simulasi untuk menentukan standar cost production (biaya produksi). Mungkin pemerintah feeling saja untuk menentukan besarannya, karena angkanya didikte oleh pihak berkepentingan,” kata dia.

Tulus menjelaskan, urusan pengaturan tarif ojek daring memang merupakan persoalan dilematis. Sebab ojek daring tidak termasuk sebagai angkutan umum. Dengan demikian, skema tarifnya semestinya tidak bisa diatur pemerintah.

Namun, tambah Tulus, pemerintah terus ditekan oleh berbagai organisasi perkumpulan mitra pengemudi ojek daring agar mendukung kenaikan tarif demi perbaikan pendapatan mereka.
Baca juga: Menhub: regulasi ojek daring akan untungkan semua pihak
Baca juga: Pengamat berharap regulasi ojek daring bisa redakan gejolak

Pewarta: Edy Sujatmiko
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Proyek instalasi pengolahan air limbah

Sejumlah petugas membersihkan sampah di kolam penampungan air kawasan Muara Angke, Jakarta, Senin (4/2/2019). Pemprov DKI Jakarta akan membangun proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) bagian dari program Sistem Pengolahan Air Terpusat atau Jakarta Sewerage System di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Polisi selidiki laporan penganiayaan pegawai KPK

Jakarta (ANTARA News) – Pihak Polda Metro Jaya menyelidiki laporan dugaan penganiayaan yang dialami dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Terlapor lidik (sedang diselidiki),” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Senin.

Argo mengatakan Polda Metro Jaya menerima laporan dari pegawai KPK itu pada Minggu (3/2) sore.

Sebelumnya, juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan aksi penganiayaan terhadap dua penyelidik yang sedang bertugas pada salah satu hotel di Jakarta, Sabtu (2/2) malam.

Febri menuturkan KPK melaporkan dugaan pemukulan itu ke Polda Metro Jaya pada Minggu sore.

Diungkapkan Febri, kejadian berawal ketika pegawai KPK ditugaskan untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang adanya indikasi korupsi.

Kedua pegawai KPK yang bertugas itu mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan luka pada bagian tubuh.

“Meskipun telah diperlihatkan identitas KPK namun pemukulan tetap dilakukan terhadap pegawai KPK,” tutur Febri.

Saat ini, KPK berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya agar laporan tersebut segera diproses lebih lanjut terhadap terduga pelaku penganiayaan.

Baca juga: Dua penyelidik KPK dianiaya saat bertugas

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG: Jakarta berpotensi hujan pada Senin siang

Jakarta (ANTARA News) – Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jakarta berpotensi terjadi hujan pada Senin siang.

Laman resmi “bmkg.go.id” di Jakarta, Senin, menyebutkan wilayah Jakarta Pusat akan hujan lokal (siang), berawan (malam dan dini hari), suhu (25 – 30 derajat celcius), dan kelembaban (70-95 persen).

Wilayah Jakarta Utara berpeluang hujan lokal (siang), berawan (malam), hujan lokal (dini hari), suhu (25-30 derajat celcius), dan kelembaban (70-95 persen). Kawasan Jakarta Barat diprediksi akan hujan ringan (siang), berawan (malam dan dini hari), suhu (24-31 derajat celcius), dan kelembaban (60-95 persen).

Jakarta Selatan diperkirakan hujan petir (siang), berawan (malam dan dini hari), suhu (24-32 derajat celcius), dan kelembaban (60-95 persen). Daerah Jakarta Timur berpeluang hujan petir (siang), berawan (malam dan dini hari), suhu (24-32 derajat celcius), dan kelembaban (60-95 persen).

Kepulauan Seribu berpotensi cerah berawan (siang-malam), hujan ringan (dini hari), suhu (26-29 derajat celcius), dan kelembaban (80-90 persen).

Prakirawan BMKG mengimbau warga Jakarta Barat mewaspadai potensi hujan diaertai petir dan angin berkecepatan tinggi berdurasi singkat pada siang jelang sore hari.

Baca juga: BMKG: Jakarta hujan disertai petir

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemprov DKI kawal kasus kekerasan pada kader jumantik

Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan terus memantau dan mengawal kasus kekerasan pada kader juru pemantau jentik (Jumantik).

“Ini kejadianya kasus bukan pola. Sebab ini baru pertama kali terjadi kepada kader Jumantik kita. Ke depan kalau ada tanda-tanda perlakuan tidak menyenangkan segera melapor. Kita tidak biarkan kejadian seperti ini berlalu tanpa ada hukuman setimpal,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Minggu.

Anies pada hari Minggu ini menemui tiga kader Jumantik Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang mendapatkan tindakan kekerasan dari oknum warga saat melakukan kegiatan pemeriksaan jentik nyamuk. Anies menjelaskan, ketiga kader Jumantik tersebut telah mematuhi SOP yang ada dan sedang melaksanakan tugas, sehingga posisi mereka saat ini adalah korban.

“Sangat disayangkan kejadian ini menimpa mereka, karena ini kasus jadi kita serahkan kepada yang berwajib. Pelaku pun saat ini sudah ditahan di Polsek Jagakarsa,” tuturnya.

Anies menambahkan, kader Jumantik merupakan garda terdepan kesehatan masyarakat dan menurutnya dengan kejadian ini kader Jumantik masih tetap semangat.

“Kejadian ini memacu kader untuk semakin bersemangat menjaga kesehatan masyarakat. SOP ke depan kita akan bahas apakah ada yang perlu ditambahkan lagi atau tidak,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, tiga kader jumantik Felicia (38), Djayanti (38), dan Nur Azizah (40), menjadi korban penganiayaan oleh seorang warga bernama Marwan Sangaji (39).

Ketiganya dianiaya hingga mengelami luka memar dan lebam di bagian wajah dan lengannya, usai pelaku menolak kehadiran mereka di kediamannya pada Jumat (1/2).

Baca juga: Sepanjang Januari ada 813 kasus DBD di Jakarta
Baca juga: Anies Baswedan jenguk pasien DBD di RSUD Pasar Minggu
Baca juga: Anies nyatakan perawatan gratis untuk pasiden DBD di Jakarta

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polres Jakbar bongkar bisnis ‘live show’ online mesum

Jakarta (ANTARA News) – Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat, Minggu, berhasil membongkar sindikat penyedia jasa ‘live show’ mesum yang juga menjadi penyedia prostitusi online yang beromzet ratusan juta rupiah.

Patroli siber Cyber Crime Unit Krimsus Satreskrim Polres Jakarta Barat berhasil mengendus keberadaan bisnis ‘live show’ mesum yang begitu rapi dan terorganisir dengan modus operandi membuat sebuah grup chat di aplikasi pesan instan Line bernama ‘SHOW TIME’. 

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan member grup tersebut bisa menikmati ‘live show’ mesum yang diperankan oleh model perempuan atau model berpasangan yang sudah dipersiapkan admin grup. 

Ironisnya, terdapat anak di bawah umur yang masih tercatat sebagai pelajar SMA di antara model live show mesum tersebut.  

Selain melayani ‘live show’ mesum, anak di bawah umur yang menjadi model ini juga melayani praktek prostitusi online yang dibooking melalui admin grup.  

“Sudah kami tangkap para pelakunya, dan sedang dalam pemeriksaan intensif,” ungkap Kombes Hengki.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu menambahkan bahwa peran admin grup adalah seperti mucikari, mengatur transaksi prostitusi online dan menyediakan perempuan-perempuan yang bisa dibooking oleh member grup dan menyiapkan lokasi transaksi. 

“Praktek prostitusi online kini sudah menjamur dengan beragam modusnya, sindikat penyedia jasa ‘live show’ secara online ini terbilang modus baru dari praktek prostitusi online terselubung lainnya.” tambah AKBP Edi.

Dia menambahkan bahwa hasil penyidikan unit Cyber Krimsus Satreskrim Polres Jakarta Barat, anggota grup Line ‘SHOW TIME’ sudah mencapai 500 orang. 

Ada pula member yang membayar paket jasa layanan ‘live show’ mesum sebesar satu juta rupiah, ada juga yang lebih. Harga yang diberikan tergantung dari admin alias mucikarinya dan paket layanan yang diminta oleh para membernya.

“Admin grup ‘SHOW TIME’ mematok tarif beragam, mulai dari 500 ribu hingga 1 juta rupiah per orang, tergantung dari paket layanan yang diberikan admin.” katanya.

Dari pengungkapan tersebut, pihaknya mengamankan lima orang tersangka, yakni SH (23),  ZJ (23), WN (23), HAM (23), dan RM. 

Kelima pelaku diamankan bersama barang bukti berupa 4 unit telepon genggam, 5 buah akun grup Line, 4 buah akun Official Line, 30 lembar capture group Line, 3 unit CPU, 3 unit laptop, serta 1 set perangkat LAN dan WIFI.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polda Metro benarkan KPK laporkan dugaan penganiayaan

Jakarta (ANTARA News) – Polda Metro Jaya membenarkan KPK melaporkan dugaan penganiayaan terhadap dua penyidik.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo, saat dikonfirmasi, Minggu, menyebutkan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (2/2).

Ia belum dapat merinci identitas terduga pelaku yang menganiaya dua penyidik lembaga antirasuah itu.

Sebelumnya, juru bicara KPK, Febri Diansyah, menyatakan, KPK melaporkan dugaan penganiayaan terhadap dua penyidiknya yang sedang bertugas di salah satu hotel, di Jakarta.

Ia menuturkan, KPK melaporkan dugaan pemukulan itu ke Polda Metro Jaya pada Minggu sore.

Ia katakan, kejadian berawal ketika pegawai KPK ditugaskan untuk menelusuri di lapangan terhadap informasi masyarakat tentang indikasi korupsi.

Kedua pegawai KPK yang bertugas itu mendapat tindakan yang tidak pantas dan dianiaya hingga menyebabkan luka pada bagian tubuh.

“Meskipun telah diperlihatkan identitas KPK namun pemukulan tetap dilakukan terhadap pegawai KPK,” tutur Febri.
Saat ini, KPK berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya agar laporan tersebut segera diproses lebih lanjut terhadap terduga pelaku penganiayaan.

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petugas Gulkarmat Jakarta Utara tangkap ular sanca sepanjang tiga meter

Jakarta (ANTARA News) – Uular sanca sepanjang tiga meter berhasil ditangkap petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, sekitar pukul 09.00 WIB Minggu (3/2).

“Kami menerima laporan dari warga yang merupakan petugas Gulkarmat yang sedang tidak bertugas, bahwa ada penemuan ular jenis sanca kembang,” kata anggota Regu C Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Fikri Naufal.

Lokasi penemuan berada di perbatasan wilayah Jakarta Utara dan Bekasi, sehingga laporan diteruskan ke pos pemadam terdekat di Rusunawa Marunda dan ditangani oleh Sudin Gulkarmat Jakarta Utara.

Sudin Gulkarmat Jakarta Utara kemudian mengirimkan enam personelnya ke ke lokasi penemuan ular di Jl. Marunda Makmur RT03/01 Tarumajaya, Bekasi.

Setibanya di lokasi, petugas sempat kesulitan karena ular bersembunyi di bawah pipa paralon.

Penangkapan pun dilakukan dengan alat seadanya, di antaranya balok kayu untuk menahan kepala ular.

“Ular bersembunyi di bawah pipa pralon besar di celah sempit di samping rumah dan tidak sengaja terlihat oleh pelapor karena pipa tersebut tampak berbeda dari biasanya. Pelapor curiga dan setelah diperiksa ternyata ada ular di bawahnya,” ujar Fikri.

Ular sanca ditangkap dan dimasukkan ke dalam kantong untuk kemudian dibawa ke Kantor Sudin Gulkarmat Jakarta Utara.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mencegah sekolah jadi gudang narkotika

Jakarta (ANTARA News) – 10 Januari 2019 masyarakat Jakarta dan umumnya masyarakat Indonesia –khususnya dalam dunia pendidikan– tersentak dan geger oleh berita yang datang dari institusi sekolah Yayasan Al Kamal, Kembangan, Jakarta Barat.

Bagaimana tidak, pada waktu itu, sekitar pukul 22.00 WIB, terungkap ada gudang penyimpanan narkoba yang berlokasi di dalam laboratorium sekolah Islam itu.

Tiga orang tersangka, AN (29), DL (29), dan CP (30), yang masing-masing merupakan kakak-beradik yang terhitung kerabat salah satu pejabat dan alumni sekolah itu, ditahan Polsek Kembangan, Polres Metro Jakarta Barat.

Tersangka AN saat ditahan menunjuk tempat-tempat dia bertransaksi narkoba. Kemudian anggota Satuan Reserse Narkoba Polsek Kembangan mengembangkan kasus hingga menangkap tersangka DL dan CP di sekolah kawasan Kembangan Jakarta Barat yang menyimpan narkoba, psikotropika golongan IV dan obat daftar G itu.

Barang bukti yang disita terdiri dari shabu-shabu seberat total 355,56 gram dengan satu set alat hisap shabu-shabu, dan dua timbangan digital.

Sedangkan psikotropika golongan IV dan obat-obatan daftar G di antaranya aprazolam, mercy nerlopam, mercy valdimex, mercy atarax, dumolid, calmlet aprazolam, hexymer 2, dan tramadol dengan total 7.910 tablet.

Barang-barang haram itu diinformasikan berasal dari AN yang mendapatkan narkoba dari seseorang berinisial BD yang kini buron. BD sendiri merupakan kaki tangan bandar narkoba berinisial LK yang mendekam di lapas.

Kasus Perdana
Tersentaknya publik, karena ini merupakan kasus perdana penggunaan laboratorium sekolah sebagai gudang tempat menyimpan narkoba di Indonesia.  

Dalam catatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), penggunaan lab menjadi gudang narkoba sebenarnya pernah terjadi di lingkungan pendidikan yakni di tingkat perguruan tinggi.

“Namun untuk di tingkat sekolah ini baru pertama kali terjadi,” kata anggota KPAI, Retno Listyarti, saat dikonfirmasi.

Dari keterangan polisi, tersangka AN menjadi pengedar narkoba karena ingin mencari biaya nikah. Sedangkan DL dan CP mau menerima titipan dan menyimpan narkoba karena dijanjikan keuntungan dari tersangka AN.

DL disebut menerima upah Rp100.000-500.000 sekali penitipan dan juga dapat mengonsumsi sabu secara gratis.

Baik AN maupun DL dan CP kepada penyidik mengaku baru pertama kali menyimpan narkoba dan obat-obatan terlarang itu di lingkungan sekolah. Selama ini, para tersangka mengaku hanya pemakai narkotika jenis sabu yang sudah sekitar setahun.

Meski masih belum bisa dipastikan siapa yang menjadi target pasar para pelaku, apakah di luar sekolah atau di dalam sekolah, bahkan para siswa sendiri, KPAI menilai harua ada tindakan tegas dari kepolisian karena ada kekhawatiran timbulnya penilaian bahwa menyimpan narkoba di sekolah adalah suatu tindakan yang aman.

“Dinas Pendidikan DKI Jakarta bekerjasama dengan BNN harus melakukan tes urin kepada seluruh warga sekolah agar bisa dipastikan yayasan tersebut tidak dijadikan pasar oleh para pengedar narkoba. Ini harus dilakukan karena jika hanya memerintahkan yayasan saja, ada kemungkinan tidak semua orang di tes urine karea mungkin saja sekolah tidak memiliki anggaran, mengingat yayasan Al-Kamal ini memiliki siswa dan mahasiswa mencapai ribuan orang,” ujar Ratna.

Butuh tindakan tegas
Kendati belum ada kepastian berapa orang unsur di dalam yayasan pendidikan Al Kamal yang menjadi pasar dari peredaran narkoba, Agustus 2018 lalu Badan Narkotika Nasional (BNN) pernah merilis temuan survei terkait pengguna narkoba.

Secara keseluruhan, berdasar survei BNN tersebut, 24 persen di antaranya adalah pelajar.

Dengan jumlah siswa dari tingkat SD hingga SMA atau SMK menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud)  sekitar 50 juta, atau sekitar 18-20 persen dari jumlah penduduk Indonesia (264 juta jiwa), menjadikan siswa sekolah menjadi salah satu incaran menggiurkan para bandar narkoba.

Dengan terungkapnya kasus salah satu fasilitas sekolah Yayasan Al Kamal manjadi gudang penyimpanan narkoba dan tingginya potensi para siswa menjadi pangsa pasar bandar narkoba, membuat Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, berang.

Ia bahkan meminta polisi menindak tegas para pelaku hingga ditembak mati. “Kita jangan main-main, ini masalah pendidikan, regenerasi bangsa kita, harus ditindak tegas jika perlu ditembak mati para pelaku tersebut,” kata dia.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang pernah menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan, juga menilai harus adanya tindakan tegas itu, termasuk soal tembak mati, namun pada sisi lain, dia meminta pihak sekolah tidak tinggal diam apabila mengetahui aktivitas terkait peredaran narkoba di lingkungan pendidikan.

“Kabar seperti itu, enggak mungkin orang di situ enggak dengar. Nah, pihak sekolah tidak boleh tinggal diam. Jadi meskipun tidak ada siswa yang terlibat langsung tapi lokasinya dipakai, ini menjadi warning dan perlu diambil tindakan segera,” kata dia.

Kendati sebagian besar pihak yang resah mengenai tingginya kemungkinan peredaran narkoba di ligkungan sekolah sepakat dengan adanya tindakan tegas hingga tembak mati, namun perlu ada juga peran serta semua elemen masyarakat termasuk dari pihak sekolah dan siswanya untuk memerangi ancaman narkoba yang telah ada di depan mata ini.

Oleh Ricky Prayoga
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anies Baswedan jenguk kader jumantik korban penganiayaan saat bertugas

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersama istrinya, Ferry Farhati, menjenguk tiga kader juru pemantau jentik (jumantik) yang menjadi korban penganiayaan saat melaksanakan tugas Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
     
Tiga kader yang dianiaya itu yakni Felicia, Jayanti, dan Nur Azizah, oleh seorang penunggu rumah berisial MS di RT 8 RW 05, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat.

Saat ditemui sang gubernur dan istrinya, ketiga korban penganiayaan itu mengadu sambil menangis. Memperlihatkan wajah mereka ada yang masih ada lebam bahkan ada korban yang pingsan saat dipukul saat kejadian.
     
“Kader jumantik ini masih tetap semangat. Mereka yang mendapat kekerasan, tidak sedikit pun gentar,” kata Baswedan, di Lenteng Agung, Minggu.
     
Para kader jumantik justru ingin menunjukkan bahwa tindakan kekerasan itu tidak menyurutkan semangat, tapi justru mereka semakin tinggi semangatnya.

“Peran jumantik ini sangat penting. Oleh karena itu, masyarakat saya meminta untuk menyambut dengan baik,” katanya.

Baswedan mengatakan, kader jumantik adalah orang-orang yang peduli dengan lingkungan. Mereka adalah kader-kader yang menjaga kesehatan masayarakat. Oleh karena itu sambut mereka dengan baik.

Ia meminta bila menyaksikan ada tanda-tanda ada sambutan kurang baik, maka segera laporkan. Seperti juga peristiwa ini, pelakunya langsung dilaporkan dan langsung ditahan. 
     
“Saat ini (pelakunya) ditahan di Polsek Jagakarsa dan kita tidak akan membiarkan kejadian seperti ini berlalu tanpa ada hukuman yang setimpal,” kata Baswedan.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anies nyatakan perawatan gratis untuk pasiden DBD di Jakarta

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan semua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jakarta untuk kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) memberikan perawatan gratis.
     
“Semua  RSUD kita perawatannya gratis untuk kasus demam berdarah dan semuanya punya fasilitas bagus,” kata Anies di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu.
     
Ditambahkannya bahwa semua RSUD  di Jakarta fasilitasnya baik termasuk di Jakarta Selatan yang paling banyak ditemukan kasus DBD.

Saat ini, DBD sedang mewabah di wilayah Indonesia termasuk di Jakarta. Jumlah kasus DBD sampai hari ini menunjukan 876 kasus di tahun 2019. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
     
“Nanti kita pantau perkembangannya sejauh ini belum ada,” kata Gubernur.
   
Selain itu, Pemprov mendorong jumantik untuk terus ke lapangan.  Petugas dari kelurahan RT dan RW  turun ke lapangan untuk mendorong warga terjaga dan memeriksa lingkungan. 
       
Dia menghimbau kepada warga yang merasakan tanda – tanda seperti demam berdarah jangan dianggap enteng langsung datangi puskesmas atau langsung periksakan diri dan jangan ditunda.
     
“Barusan  saya memeriksa datang ke IGD, salah – satu contoh bahwa ada anak anak yang mengalami gejala demam berdarah tapi tidak langsung ditangani efek jadi berpotensi berkepanjangan,” kata Anies.
     
Seluruh pembiayaan dicover oleh pemerintah jangan khawatir untuk kasus DBD dari dulu selalu ditanggung, sekarang pun sama, ujar Anies.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anies Baswedan jenguk pasien DBD di RSUD Pasar Minggu

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersama istri, Ferry Farhati, menjenguk pasien penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dirawat di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu.

Baswedan didampingi Direktur Utama RSUD Pasar Minggu, Yudi Amiarno, melihat para pasien yang dirawat di lantai tujuh kamar 704 yakni Diandra ( 3 ) dan Bagas ( 7 ) yang dirawat sudah hari keempat asal daerah Jagakarsa.
     
Selanjutnya ke lantai 11 serta meninjau ruang stasiun perawat dan Instalasi Gawat Darurat (IGD). “Di rumah sakit Pasar Minggu ini terbanyak (pasien penderita DBD) ada 49 yang dirawat,” kata dia, di RSUD Pasar Minggu.

DBD sedang mewabah di Indonesia termasuk di Jakarta. Jumlah kasus DBD sampai hari ini 876 kasus pada 2019. 
     
“Mari kita sama-sama periksa lingkungan di sekitar kita. Pastikan tidak air yang menggenang, pastikan tidak ada jentik – jentik yang tumbuh,” kata dia.
     
Selain itu, agar izinkan petugas – petugas juru pemantau jentik (jumantik) untuk menjalankan tugasnya memeriksa semua wilayah termasuk rumah-rumah.    
 
Ia menghimbau agar jangan sampai rumah – rumah ditutup dari pemeriksaan jumantik, nanti efeknya muncul kasus DBD. “Kini harus dilakukan sebagai sebuah gerakan bersama dan saya percaya warga Jakarta ingin melindungi sesama,” kata dia.

Pewarta: Susylo Asmalyah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG imbau waspadai hujan dan angin kencang di Jakarta Minggu

Jakarta (ANTARA News) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat terkait potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang di wilayah DKI Jakarta antara Minggu siang dan sore.

“Waspada potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan antara siang dan sore hari,” demikian pernyataan resmi BMKG di Jakarta, Minggu.

Di Minggu siang, BMKG memprediksi hujan ringan akan mengguyur wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Sementara itu Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu cerah, melanjutkan cuaca berawan yang terjadi di seluruh DKI Jakarta pada Minggu.

Hujan diprediksi hanya akan terjadi dengan durasi yang tidak terlalu lama karena menurut pemantauan BMKG di akhir pekan ini pada Minggu malam, tidak akan terjadi hujan. Namun pada Senin (4/2) dini hari, Kepulauan Seribu diperkirakan BMKG akan mengalami hujan.

Sementara, wilayah lainnya di DKI Jakarta dari Minggu malam hingga Senin dini hari akan berawan.

BMKG memperkirakan suhu di Jakarta pada Minggu ini akan berkisar dari 24-31 derajat Celcius.

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi tembak kaki dua pencuri motor di Tambora

Jakarta (ANTARA News) – Personel Polsek Tambora Jakarta Barat menembak kaki dua pelaku pencurian sepeda motor karena berusaha melawan petugas saat akan ditangkap.

Aksi kedua tersangka yakni HI (33) dan AI (22) telah meresahkan warga Tambora, Jakarta Barat.

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh yang didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin mengatakan bahwa pada Kamis (31/1) pukul 22:00 WIB, tersangka HI alias EP dan Al yang berdomisili di Serang, Banten, berangkat dari Stasiun Parung Panjang menuju Stasiun Duri di Tambora, Jakarta Barat.

Setelah tiba di Stasiun Duri tersangka HI dan Al kemudian berjalan kaki menyusuri JI. Duri Bangkit untuk mencari sepeda motor yang akan dijadikan sasaran. 

Mereka kemudian melihat sepeda motor milik DF Warga RT12/09 Jembatan Besi,Tambora yang sedang terparkir dipinggir jalan dan tampak ditinggal pemiliknya. 

Setelah melihat sasaran, kedua tersangka HI dan Al mendekati sepeda motor, lalu tersangka HI merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci Ieter T yang telah disiapkan.

Sedangkan tersangka AI bertugas mengawasi keadaan sekitar, setelah mesin sepeda motor berhasil dinyalakan, kedua tersangka HI dan Al langsung menaiki sepeda motor tersebut untuk melarikan diri. 

“Dari kejadian tersebut anggota Polsek Tambora kemudian langsung melakukan pendalaman,” tutur Kompol Iver Son Manossoh.

Selanjutnya, pada Jumat (1/2) saat anggota reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Supriyatin dan Panit Reskrim Iptu Eko Setiono sedang melaksanakan observasi wilayah di Duri Bangkit, mereka memergoki dua orang yang mencurigakan dan setelah diperiksa, mereka adalah pelaku pencurian sepeda motor yang baru saja melakukan aksinya, kata Kompol Iver Son.

Para tersangka beraksi dengan cara merusak kunci kontak sepeda motor menggunakan kunci leter T.

“Personel kepolisian yang melihat kejadian tersebut berusaha menangkap pelaku, namun saat dilakukan penangkapan para pelaku melakukan perlawanan sehingga diambil tindakan tegas dan terukur terhadap keduanya,” ujar Iver Son. 

Akibat perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP yaitu tindak pidana Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun,” pungkasnya.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat harap tarif MRT bisa kompetitif

Jakarta (ANTARA News) – Pengamat transportasi dari Institut Studi Transportasi (Instra) Deddy Herlambang mengharapkan tarif Moda Raya Terpadu (MRT) bisa kompetitif saat pertama kali dioperasikan secara komersial Maret mendatang.

“Saya pikir sebagai transportasi baru tarifnya bisa lebih kompetitif dari usulan kemarin sekitar Rp8.500 dari pihak MRT Jakarta,” kata Deddy saat dihubungi di Jakarta, Sabtu petang.

Deddy menilai hal tersebut karena MRT adalah moda transportasi baru yang harus bisa menjadi pilihan alternatif dari moda transportasi yang sudah ada dan mumpuni di Jakarta, yakni TransJakarta.

“TransJakarta Rp3.500 bisa putar-putar se-Jakarta. Kalau memang niatnya pemerintah ingin mengalihkan masyarakat pada angkutan umum harus dicarikan solusi misal menambah subsidinya,” kata Deddy.

Menurut Deddy, untuk pertama kali diluncurkan, MRT bisa mengenakan tarif Rp5.000 untuk 10 kilometer pertama dengan penambahan biaya per kilometer harus dipikirkan lagi.

“Transportasi ini masih baru dan masih harus disosialisasikan karenanya memang harus disubsidi oleh pemerintah,” ucap Deddy menambahkan.

Pihak PT MRT Jakarta, telah mengusulkan tarifnya Rp8.500 secara rata-rata untuk 10 kilometer. Harga tersebut termasuk untuk uang naik (boarding) Rp1.500 dan per kilometernya Rp700 yang saat ini masih menunggu persetujuan dari Pemprov DKI Jakarta.

MRT Jakarta saat ini sudah hampir menyelesaikan pembangunan fase I dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 24-31 Maret 2019 mendatang.

Fase I akan diujicoba publik dan latihan dalam keadaan darurat (emergency operating training) mulai 26 Februari 2019 mendatang hingga waktu operasi komersial.

Pada waktu tersebut, masyarakat umum juga bisa menggunakan moda transportasi baru di Jakarta ini dengan cuma-cuma, namun harus mendaftar terlebih dahulu di laman web resmi MRT Jakarta.

MRT Jakarta direncanakan akan menjadi bagian program terintegrasi transportasi di Jakarta bernama Jak Lingko yang akan mengintegrasikan moda angkutan MRT, LRT dan TransJakarta.

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sekretaris Kota Jakut sambangi Posko Pengaduan Masyarakat Jakarta Utara

Jakarta (ANTARA News) – Sekretaris Kota Jakarta Utara Desi Putra menyambangi Posko Pelayanan Pengaduan Masyarakat, di kantor Kecamatan Penjaringan dan Pademangan untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan dengan lancar.

“Kami melaksanakan kegiatan rutin akhir pekan berupa monitoring Posko Pelayanan Pengaduan Masyarakat,” kata Desi, Sabtu (2/2).

Dia menyebut aduan yang disampaikan masyarakat pada hakikatnya adalah masukan atau pendapat dalam membangun Kota Jakarta, khususnya Kota Jakarta Utara. Sehingga terbangun kota yang maju dan menimbulkan rasa bahagia bagi seluruh masyarakat.

“Seluruh masyarakat yang berada di Jakarta Utara dapat mengadu di posko yang tersebar di enam kecamatan,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Penjaringan Mohammad Andri menerangkan, pihaknya menerima satu aduan warga pada pelayanan pengaduan hari ini. Aduan tersebut tentunya akan ditindaklanjuti dengan rapat bersama pihak terkait.

“Tadi ada satu aduan. Untuk menindaklanjuti, kami akan rapatkan bersama pihak terkait,” tutupnya.

Camat Pademangan, Mumu Mudjtahid menambahkan, pihaknya tidak menerima aduan apapun dari masyarakat hingga posko ditutup Pukul 11.00 WIB. Meski begitu, pihaknya tetap meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

“Meski tidak ada aduan, kami tetap memonitor dinamika di wilayah,” tutupnya.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anies Baswedan resmikan pembangunan Masjid Al-Farabi

Jakarta (ANTARA News) – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meresmikan pembangunan Masjid Al-Farabi di SMAN 41 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu. 

Peresmian Masjid Al Farabi digelar bersamaan dengan perayaan HUT Ke-43 SMAN 41 Jakarta.

“Penggunaan nama Al-Farabi sangat tepat dengan harapan siswa-siswi yang sedang menuntut ilmu di SMAN 41 Jakarta bisa menjadi ilmuwan seperti Al-Farabi. Menciptakan karakter yang baik dan berakhlak mulia,” kata Anies yang didampingi Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau dan unsur terkait lainnya.

Ia berharap dengan dibangunnya Masjid Al Farabi di lingkungan sekolah SMAN 41 Jakarta dapat memberikan manfaat bagi sesama. 

“Apalagi masjid ini dibangun dengan menggunakan dana infaq dan sodaqoh dari siswa, guru, semua unsur sekolah dan pihak lainnya. Semoga menjadi ladang pahala bagi semua yang sudah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Al-Farabi,” tuturnya.
  Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan (tengah) dalam peresmian pembangunan Masjid Al-Farabi di SMAN 41 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (2/2)

Kemudian ia juga berpesan kepada anak didik SMAN 41 Jakarta untuk aktif berorganisasi. 

“Bukan hanya di akademis saja, tapi bisa ikut di berbagai organisasi. Jangan lihat posisi dalam sebuah organisasi, tugas apa pun yang kita jalani bisa menjadi pembelajaran untuk ke depannya,” tutur Anies.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 41 Jakarta Emanuel Hari Wahyana menerangkan, pembangunan Masjid Al-Farabi dimulai sejak 31 Januari 2016. 

“Secara bertahap proses pembangunannya dan sekarang sudah bisa digunakan untuk pendidikan keimanan dan karakter. Saya ucapkan terima kasih kepada semua yang sudah membantu dalam pembangunan Masjid Al-Farabi,” ujarnya seraya menambahkan lingkungan sekolah SMAN 41 Jakarta juga memiliki Taman Bhinneka Tunggal Ika.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Sigit Pinardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar kaget ikan bandeng muncul jelang Imlek

Jakarta (ANTARA News) – Pasar kaget ikan bandeng meramaikan Jalan Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tiga hari menjelang Imlek yang akan dirayakan pada 5 Februari.

Menurut pantauan Antara pada Sabtu (2/2), sepanjang trotoar Jalan Rawa Belong Raya dan Jalan Sulaiman yang mengarah ke Pasar Bunga Rawa Belong Jakarta Barat menjadi pasar kaget ikan bandeng.

Salah seorang penjual ikan bandeng Rojali (35) mengatakan sudah menjadi rutinitas para pedagang ikan bandeng untuk membuka lapak dagangan di kawasan tersebut beberapa hari menjelang Imlek.

“Sudah jadi kebiasaan puluhan tahun lalu pedagang bandeng kumpul di Rawa Belong sampai malam Imlek,” ujar dia.

Rojali memaparkan, tidak hanya etnis China yang merayakan Imlek dengan ikan Bandeng. Etnis Betawi khususnya yang tinggal di Rawa Belong juga ikut merayakannya dengan menikmati ikan bandeng.

Ukuran bandeng yang dijualnya beragam. Bandeng paling besar yang dijualnya seberat 12 kilogram.

“Ini bandeng tambak dari Muara Karang dan memang ikannya besar-besar, karena khusus dijual buat Imlek,” kata dia.

Ikan bandeng di tempat tersebut dijual tergantung beratnya. Harga pasaran untuk Imlek tahun ini sekitar Rp60 ribu perkilogram, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp45 ribu per kilogram.

Dengan harga tersebut, ikan bandeng terbesar saat ini bisa mencapai Rp720 ribu.

Rojali menyebut para konsumennya yang mayoritas etnis Betawi membeli ikan bandeng untuk diberikan kepada mertuanya. Menurut kepercayaan orang Betawi, jika tidak memberi bandeng kepada mertua, akan menyebabkan keretakan rumah tangga.

“Sudah turun temurun tiap Imlek itu orang Betawi setahun sekali makan bandeng bareng keluarga besar. Biasanya dibikin pindang dan dikasih petai,” ujar Rojali.

Yunus Haddinotto, budayawan etnis China pengasuh Vihara Buddha Sasana, menyebut bahwa tradisi makan ikan bandeng oleh orang Betawi saat Imlek adalah bagian dari akulturasi budaya yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

“Budaya China dan Indonesia tidak jauh berbeda, karena keturunannya yang sudah tinggal di sini selama berabad-abad dan tradisi yang telah bercampur dengan sempurna,” ujarnya

Dia juga menambahkan bahwa cara menikmati ikan bandeng di kalangan etnis China maupun Betawi sangat mirip.

“Bagi etnis China di Indonesia maupun di negara asalnya, ikan itu lambang kehidupan yang makmur sejahtera sepanjang masa. Makannya pun tidak sendiri, tapi bersama keluarga di malam tahun baru, cara masaknya juga sama, di pindang dengan kecap dan kuah,” pungkasnya.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pedagang pernak-pernik Imlek penuhi Jalan Pancoran, Glodok

Jakarta (ANTARA News) – Tahun Baru China yang juga dikenal sebagai Imlek akan dirayakan pada Selasa 5 Februari 2019, namun suasana Imlek yang didominasi warna merah dan emas sudah sangat terasa di kawasan Jl. Pancoran, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat pada pada Sabtu (2/2) sore.

Kawasan Jalan Pancoran pada Sabtu sore cukup padat, arus lalu lintas di jalan tersebut cukup tersendat karena sebagian badan jalan digunakan oleh pedagang pernak-pernik Imlek musiman dan banyaknya pejalan kaki yang membeli atau sekadar mampir ke lapak musiman yang digelar di sana.
  Suasana Jl. Pancoran, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, yang diramaikan pedagang pernak-pernik Imlek musiman, Sabtu (2/2).

Agus adalah salah satu pedagang musiman yang menggelar lapaknya di Jalan Pancoran, Glodok. Di lapaknya, Agus menjual berbagai pernak-pernak pernik Imlek mulai dari berbagai jenis amplop Angpau, hiasan dinding, aneka pernik shio babi, hingga lampion berukuran jumbo.

“Salah satu barang yang paling dicari selain amplop Angpau adalah lampion. Harga lampionnya mulai dari Rp50 ribu per pasang untuk yang paling kecil ukuran 8 (inci), hingga Rp450 ribu per pasang untuk ukuran 22 (inci) yang paling besar,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa barang-barang itu dia beli dari supplier yang mendatangkan aneka barang bernuansa Imlek langsung dari China.

“Barang-barang beli langsung di supplier, sistemnya beli putus. Kalau ada yang tersisa, ya mau bagaimana lagi, paling disimpan,” ujarnya.

Agus juga menambahkan bahwa sebagian barang yang tidak terjual kemungkinan akan dibuang.

“Kalau barang-barang yang berhubungan dengan Shio sepertinya akan dibuang, karena tidak mungkin dijual lagi,” kata Agus.

Dia mengatakan bahwa di hanya akan berjualan hingga Senin malam, setelah itu dia akan kembali ke pekerjaan aslinya di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Glodok.

Senada dengan Agus, Ani, yang juga salah satu pedagang musiman di Jalan Pancoran, Glodok, mengatakan barang yang paling cepat terjual adalah amplop angpau dan lampion.

“Kalau di sini amplop angpau dan lampion paling cepat laku,” ujarnya.

Baca juga: Kue keranjang mulai diserbu jelang perayaan Imlek
Baca juga: Festival kuliner Glodok, dari Kopi Tak Kie sampai Bakmie Amoy
Baca juga: 65 personel gabungan jaga vihara Toasebio

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kue keranjang mulai diserbu jelang perayaan Imlek

Jakarta (ANTARA News) – Kue keranjang menjadi incaran para konsumen jelang perayaan Tahun Baru Cina 2019.

“Paling laku ya kue keranjang,” kata pemilik Toko Cahaya Bintang, Aris (65 tahun), di Petak Sembilan, Glodok, Tamansari, Jakarta, Sabtu.

Menurut Aris, pembeli kue keranjang tidak hanya masyarakat Jakarta saja, namun juga warga luar Jakarta yakni warga Bogor, Depok, Tangerang dan Serpong.

Kue keranjang yang dijualnya dibanderol dengan harga Rp5 ribu hingga Rp35 ribu.

Kue keranjang yang paling diincar konsumen di tokonya adalah kue keranjang ukuran sedang seharga Rp20 ribu.

Menurut dia, kue keranjang itu istimewa karena bermakna kerukunan dan harmoni.

Aris mengatakan pihaknya tidak memproduksi kue keranjang sendiri, melainkan dipasok oleh sejumlah industri rumah tangga langganannya.

Tak hanya di Toko Cahaya Bintang, dagangan terlaris di lapak musiman milik Bu Kris juga kue keranjang.

“Iya, kan kue keranjang cuma dibikin setahun sekali pas Imlek doang, jadi banyak yang beli,” kata Bu Kris (53 tahun) yang bernama asli Fang Hua ini.

Meski Tahun Baru Cina jatuh pada Selasa 5 Februari 2019, namun suasana ramai di Petak Sembilan, Glodok sudah terasa. 

Keramaian tidak hanya di pertokoan saja tetapi juga di sejumlah pedagang musiman yang menggelar lapaknya di pinggir-pinggir pertokoan sepanjang wilayah Petak Sembilan

Mereka menggantung aneka barang dagangannya di lapaknya.

Adapun barang yang didagangkan adalah barang-barang khas Imlek diantaranya kue keranjang, tempelan bergambar shio babi, celengan berbentuk babi, amplop angpau, lampion, hiasan pohon mei hua dan dupa.

Warna merah dan warna emas mendominasi barang-barang dagangan tersebut.
 
Baca juga: Imlek, jemaat berjubel di kelenteng tertua di Pangkalpinang

Baca juga: Tak apa hujan saat Imlek karena hujan itu berkah

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Imigrasi Jakbar prioritaskan layanan calon jemaah haji tiap Sabtu

Jakarta (ANTARA News) – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat membuka layanan prioritas pembuatan dan perpanjangan paspor bagi calon jemaah haji setiap Sabtu.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Status Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat Felusia Sengky Ratna di Jakarta, Sabtu, menyebutkan pelayanan khusus tersebut mengantisipasi calon jemaah haji yang didominasi lanjut usia.

“Kami mengantisipasi calon jemaah haji yang mengantre lama bersama pemohon reguler. Untuk itu, kami khususnya pelayanan di hari Sabtu,” ujar Sengky.

Sengky menambahkan, pelayanan khusus calon jemaah haji tersebut akan berlangsung selama tiga pekan setiap Sabtu selama bulan Februari 2019.

Untuk mempercepat pelayanan, sepuluh loket pengurusan paspor difungsikan. Ditambah dua unit loket tambahan yakni satu loket “mobile” di area kantor dan satu unit mobil pelayanan paspor keliling.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat bersinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Jakarta Barat melayani kepengurusan paspor bagi 1.000 calon jemaah haji.

Pelayanan dilakukan per kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) hingga tuntas.

“Kami laksanakan sosialisaisl mulai kamis untuk mengatur sedemikian rupa pelayanannya, yang sudah lanjut usia kita prioritaskan,” ujar Sengky.

Untuk layanan hari pertama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat melayani 560 calon jemaah haji mulai pukul 08.00 -16.00 WIB.

Kemudahan layanan dirasakan calon jemaah haji Nur Alam (56) saat mengurus paspor milik suaminya, Makmur Siregar (69).

“Sekarang tidak ribet mengurus berkasnya. Dulu diurus anak karena tidak kuat mengantre panjang, sekarang lihat giliran antreannya cepat,” ujar dia. 

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hujan petir layak diwaspadai di Jakarta Sabtu siang

Jakarta (ANTARA News) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga Jakarta mewaspadai potensi hujan berintensitas sedang hingga tinggi disertai petir dan angin kencang pada Sabtu siang.

Laman resmi “www.bmkg.go.id” di Jakarta, Sabtu, menyatakan hujan lebat disertai petir dan angin berkecepatan tinggi berpeluang terjadi dalam waktu singkat pada siang menjelang malam hari.

“Prakiraan ini akan selalu diperbaharui setiap ada perubahan angin dan pergeseran awan,” kata prakirawan BMKG.

Berdasarkan informasi BMKG, wilayah Jakarta Pusat diperkirakan hujan ringan (siang), berawan (malam dan dini hari), suhu (25-30 derajat celsius), dan kelembaban (80-95 persen).

Wilayah Jakarta Utara berpotensi hujan lokal (siang), berawan (malam), hujan lokal (dini hari), suhu (25-30 derajat) dan kelembaban (80-95 persen).

Kawasan Jakarta Barat akan diterpa hujan ringan (siang), berawan (malam dan dini hari), suhu (24-31 derajat celsius), dan kelembaban (80-100 persen).

Sementara itu, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprakirakan hujan petir (siang), berawan (malam dan dini hari), suhu (24-31 derajat celsius), dan kelembaban (80-100 persen).

Kemudian, Kepulauan Seribu diprediksikan berawan (siang dan malam), hujan lokal (dini hari), suhu (26-29 derajat celsius) dan kelembaban (85-95 persen).

Baca juga: BMKG: Jakarta hujan disertai petir

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rocky Gerung: pelapor gagal paham soal fiksi dan fiktif

Jakarta (ANTARA News) – Akademisi sekaligus aktivis Rocky Gerung menyebut pelapor kasusnya soal pernyataan “kitab suci adalah fiksi” gagal paham dalam membedakan soal fiksi dan fiktif.

“Rupanya si pelapor itu gagal paham beda antara fiksi dan fiktif padahal berkali-kali saya sudah terangkan,” kata Rocky usai menjalani proses klarifikasi di Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.

Menurut Rocky, fiksi adalah suatu energi untuk mengaktifkan imajinasi yang menurutnya penting dan positif.

“Beda dengan fiktif yang cenderung mengada-ngada itu intinya dan berulang kali saya terangkan bahkan dengan sangat jelas,” kata Rocky.

Hal tersebut juga, kata Rocky, ditanyakan dalam agenda klarifikasinya selain menerangkan apa latar belakangnya dia memiliki pemikiran seperti itu, bahkan menyebut kitab suci adalah fiksi hingga pengetahuannya mengenai konsep kitab suci dan agama.

“Saya peneliti, pengajar, jadi saya memakai kata itu termasuk kata kitab suci sebagai konsep dan itu konteksnya untuk mengajarkan dengan metode yang biasa disebut silogisme. Ini harusnya disidangkan di ruang seminar gitu bukan dilaporkan. Dengan ini ya yang bersangkutan pasti kekurangan pengetahuan tentang konsep konsep dasar,” ujar Rocky.

Rocky datang ke Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jumat ini, untuk dimintai klarifikasi atas pelaporan dengan tuduhan penistaan agama oleh Jack Boyd Lapian pada 16 April 2018 lalu karena pernyataannya yang menyebut “kitab suci adalah fiksi” di salah satu acara televisi swasta.

Dalam proses klarifikasi tersebut, Rocky diberondong 20 pertanyaan dalam proses yang berlangsung selama hampir lima jam dari pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.40 WIB.

Rocky dipanggil dengan status sebagai saksi terlapor atas laporan Jack yang tercatat dengan nomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018. Dalam laporannya Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

Selain laporan dari Jack, Rocky juga dilaporkan atas tuduhan yang sama oleh Permadi Aria alias Abu Janda pada 11 April 2018 ke Polda Metro Jaya. Laporan Abu Janda tertuang dengan nomor polisi TBL/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 11 April 2018.

Baca juga: Rocky diberondong 20 pertanyaan selama hampir lima jam

Baca juga: Haris Azhar nilai pemanggilan Rocky sedikit aneh

Baca juga: Rocky Gerung penuhi panggilan Polda Metro

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Haris Azhar: pelaporan Rocky terlalu dipaksakan

Jakarta (ANTARA News) – Salah satu kuasa hukum akademisi dan aktivis Rocky Gerung, Haris Azhar, menyebut pelaporan atas kasus Rocky terlalu dipaksakan.

“Saya pikir ada banyak yang kehilangan konteks dan kurang informasi sehingga terkesan ini dipaksakan untuk memeriksa seorang Rocky Gerung yang sedang enjoy-enjoy-nya berinteraksi dengan publik dan publik juga menikmati,” kata Haris di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.

Haris menyebut terkesan dipaksakannya laporan tersebut, yang pertama karena yang dilaporkan hanya kumpulan kata kata yang kehilangan makna besar yang diambil dari satu rangkaian panjang dalam perdebatan selama berjam-jam.

Selanjutnya, kata mantan Koordinator Kontras ini, pelaporan tersebut bukanlah berbasis pada peristiwa, melainkan berbasis pada judul dalam sebuah video di media sosial berbagi video youtube. 

“Ini juga kita jadi bertanya-tanya dan kita gak tau apakah orgnya yang melaporkan itu sudah diperiksa atau belum, diambil keterangan atau belum kita juga belum tahu walau secara informal polisi bilang sudah diperiksa,” ujar Haris.

Selain itu, kata Haris, tempat peristiwa yang dilaporkan oleh pelapor juga menurutnya menjadi masalah karena bukan di alamat hotel ketika dialog yang terdapat pernyataan “kitab suci adalah fiksi” itu dilakukan yakni di Hotel Borobudur tetapi di mana pelapor menonton video rekaman youtube di Cipete.

“Jadi ya pertanyaanya pernah diinvestigasi nggak bahwa pelapor benar-benar nonton di Cipete, jangan-jangan di Cikokol, atau Cibitung atau Cibonong kita gak tahu. Nah itu kan harus diinvestigasi bener nggak dia nontonya di situ lalu kenapa kasusnya kayak gini gitu, untung kita bukan polisi karena sebenarnya kita juga banyak pertanyaan gitu,” ujar Haris menambahkan.

Rocky Gerung datang ke Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jumat ini, untuk dimintai klarifikasi atas pelaporan dengan tuduhan penistaan agama oleh Jack Boyd Lapian pada 16 April 2018 lalu karena pernyataannya yang menyebut “kitab suci adalah fiksi” di salah satu acara televisi swasta.

Baca juga: Rocky Gerung: pelapor gagal paham soal fiksi dan fiktif

Baca juga: Rocky diberondong 20 pertanyaan selama hampir lima jam

Baca juga: Haris Azhar nilai pemanggilan Rocky sedikit aneh

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rocky Gerung terbuka dialog dengan pelapornya dalam “forum akal sehat”

Jakarta (ANTARA News)  – Akademisi sekaligus aktivis Rocky Gerung menyatakan dirinya terbuka untuk berdialog mengenai pemikirannya soal fiksi dan fiktif dengan pelapor kasusnya dalam sebuah forum akal sehat.

“Dialognya pasti di meja redaksi TV atau di talkshow. Ya bikin lah wartawan bikin forum dialog akal sehat gitu, hehehe,” kata Rocky di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.

Rocky Gerung datang ke Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jumat ini, untuk dimintai klarifikasi atas pelaporan dengan tuduhan penistaan agama oleh Jack Boyd Lapian pada 16 April 2018 lalu karena pernyataannya yang menyebut “kitab suci adalah fiksi” di salah satu acara televisi swasta.

Dalam proses klarifikasi tersebut, Rocky diberondong 20 pertanyaan dalam proses yang berlangsung selama hampir lima jam dari pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.40 WIB.

Rocky dipanggil dengan status sebagai saksi terlapor atas laporan Jack yang tercatat dengan nomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018. Dalam laporannya Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

Selain laporan dari Jack, Rocky juga dilaporkan atas tuduhan yang sama oleh Permadi Aria alias Abu Janda pada 11 April 2018 ke Polda Metro Jaya. Laporan Abu Janda tertuang dengan nomor polisi TBL/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 11 April 2018.

Ketika ditanyakan apakah dirinya merasa ada unsur politis dalam pemeriksaan hari ini yang berjarak hampir satu tahun sejak pelaporan, Rocky menyerahkan pada publik untuk menilainya.

“Publik rasanya apa? Saya ikuti aja perasaan publik itu politis atau tidak,” kata Rocky.

Kendati demikian, Rocky mengaku tak mau melakukan pelaporan balik jika orang yang dia laporkan tidak mengerti mengenai konsep.

“Gue melaporkan balik itu orang penuh gitu, bukan orang-orangan. Kan kalau orang penuh akan paham konsep gitu, oke yaa, gue mau joging dulu nih udah,” katanya.

Sebelumnya Rocky Gerung menyebut pelapor kasusnya soal pernyataan “kitab suci adalah fiksi” gagal paham dalam membedakan soal fiksi dan fiktif.

Menurut Rocky, fiksi adalah suatu energi untuk mengaktifkan imajinasi yang menurutnya penting dan positif.

“Beda dengan fiktif yang cenderung mengada-ngada itu intinya dan berulang kali saya terangkan bahkan dengan sangat jelas,” kata Rocky.
 

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Haris Azhar: kami tidak percaya pasal penistaan agama

jakarta (ANTARA News) –  Anggota tim kuasa hukum Rocky Gerung, Haris Azhar menyatakan pihaknya tidak percaya pada pasal penistaan agama karena kerap kali digunakan untuk kepentingan tertentu.

“Dalam konteks yang lebih besar kami sebetulnya orang yang gak percaya pasal penodaan agama itu karena rujukan awal pasal tersebut atau sejarah pasal tersebut sudah kehilangan konteksnya hari ini,” kata Haris di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.

Selanjutnya, mantan Koordinator Kontras tersebut menilai pasal penisataan agama lebih sering digunakan demi kepentingan tertentu.

“Kami gak lihat posisi orang yang direspresi ada dimana dalam kaca mata politik hari ini. Tetapi ini adalah pasal yang sering digunakan membunuh karakter, mematikan aktivitas seseorang atau membunuh karir seseorang. Kami juga gak paham ini pelapor sebetulnya mewakili keyakinan, kepercayaan atau agama yang mana, karena `kan dia mesti membuktikan bahwa ketika dia bawa barang ini ke polisi dia harus menunjukan siapa yang jadi korbannya gitu lo,” ujar Haris.

Menurut Haris, sebetulnya harus ada aktivitas besar daripada menggunakan pasal tersebut hanya untuk kepentingan yang tidak substansial dan di luar nalar.

Rocky Gerung juga menilai pasal tersebut memang digunakan untuk mematikan karakternya.

“Iya, ya apalagi yang mau dilakukan kalau orangnya gak ngerti konsep maka dia akan membabi-buta aja melaporkan menyerang. Maka saya gak tahu nih apa karena mungkin beliau membutuhkan percakapan akademis tapi gak punya forum atau ada imajinasi dari mana tiba-tiba melaporkan kasus yang sudah satu tahun atau ini suara dari belakang sebuah baliho partai nggak ngertilah,” ujar Rocky di lokasi yang sama.

Rocky Gerung datang ke Direktorat Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jumat ini, untuk dimintai klarifikasi atas pelaporan dengan tuduhan penistaan agama Jack Boyd Lapian pada 16 April 2018 karena pernyataannya yang menyebut kitab suci adalah fiksi di salah satu acara televisi swasta.

Dalam proses klarifikasi tersebut, Rocky diberondong 20 pertanyaan dalam proses yang berlangsung selama hampir lima jam dari pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.40 WIB.

Rocky dipanggil dengan status sebagai saksi terlapor atas laporan Jack yang tercatat dengan nomor LP/512/IV/2018/Bareskrim tertanggal 16 April 2018. Dalam laporannya Rocky disangkakan melanggar Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

Selain laporan dari Jack, Rocky juga dilaporkan atas tuduhan yang sama Permadi Aria alias Abu Janda pada 11 April 2018 ke Polda Metro Jaya. Laporan Abu Janda tertuang dengan Nomor Polisi TBL/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 11 April 2018. 

Pewarta:
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemeriksaan Rocky Gerung

Akademisi dan aktivis Rocky Gerung (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Ditkrimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (1/2/2019). Rocky Gerung diperiksa oleh penyidik terkait ujarannya bahwa kitab suci itu fiksi dalam program ‘Indonesia Lawyers Club’ (ILC) yang ditayangkan di tvOne. ANTARA FOTO/Reno Esnir/hp.

Satgas mafia bola geledah kantor PT LI-PT Gelora Trisula Semesta

Jakarta, 1/2 (Antara) – Satuan Tugas anti mafia bola melakukan penggeledahan kantor PT Liga Indonesia di Rasuna Office Park dan PT Gelora Trisula Semesta di Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Ketua tim media satgas anti mafia bola, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan penggeledahan tersebut terkait dengan laporan Lasmi Indaryani, mantan manajer Persibara Banjarnegara, terkait kasus pengaturan skor.

“Setelah sholat Jumat tadi ada dua tim yang berangkat dan pelaksanaan penggeledahan dimulai jam 14.00 WIB dengan membawa surat perintah penggeledahan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.

Argo menjelaskan penggeledahan tersebut merupakan yang kedua setelah yang pertama dilakukan pada Kantor PT Liga Indonesia di Rasuna Office Park pada Kamis (31/1) malam yang juga dilakukan penyegelan.

“Tadi malam sekitar jam 22.00 WIB sudah dilakukan penggeledahan dan penyegelan dengan garis polisi,” kata Argo.

Sebelumnya, pada Rabu (30/1), satgas anti mafia bola menggeledah dua kantor PSSI di FX Sudirman dan Jalan Kemang V No 5. Dari penggeledahan itu, polisi mengangkut sekitar 71 dokumen dan 2 CPU komputer.

Argo menyebut pada intinya, tujuan dari penggeledahan-penggeledahan tersebut adalah mencari berbagai dokumen untuk mengumpulkan petunjuk dalam penyelidikan satgas anti mafia bola.

“Mencari dokumen-dokumen pendukung seperti kegiatan komite, pengajuan dana, mekanismenya seperti apa, siapa yang bertanggung jawab dan mengawasi serta mengendalikan penggunaan anggaran tersebut. Lalu kegiatan exco, agendanya seperti apa, anggarannya bagaimana, semua sedang kita cari,” ujar Argo menambahkan.

Diketahui, Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola telah menerima 338 laporan terkait pengaturan skor di Liga 2 dan Liga 3. Kini, 73 laporan telah dilakukan investigasi dan empat sedang ditangani.

Dari empat laporan yang tengah ditangani, dua laporan menjerat sebelas orang tersangka. Dua laporan itu berasal dari mantan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. Sementara satu lagi merupakan laporan tipe A yang dibuat oleh penyidik Satgas Anti-Mafia Bola.

Dari laporan tipe A oleh penyidik itu menetapkan Vigit Waluyo sebagai tersangka. Kemudian dari laporan Lasmi, Satgas Anti-Mafia Bola menetapkan sepuluh orang tersangka, enam di antaranya telah dilakukan penahanan.

Enam orang tersangka yang ditahan tersebut adalah Ketua Asprov PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota komisi wasit Priyanto dan anaknya Anik Yuni Artika Sari, wasit Nurul Safarid dan ML staf direktur penugasan wasit PSSI. Kemudian empat tersangka yang belum dilakukan penahanan di antaranya CH, DS, P dan MR. ***2***

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019