Urine Ivan Gunawan diperiksa di Polrestro Jakarta Barat

Jakarta (ANTARA News) – Presenter dan desainer Ivan Gunawan kini menjalani pemeriksaan urine untuk melengkapi berita acara pemeriksaan terkait dugaan kepemilikan dan keterlibatan jaringan kokain internasional oleh asistennya berinisial AJA (36).

Pada Kamis sekitar pukul 11.00 WIB, Ivan Gunawan telah selesai menjalani pemeriksaan oleh pihak Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat untuk melengkapi pemeriksaan asistennya.

Ivan kemudian digiring menuju Klinik Pratama Polres Metro Jakarta Barat untuk menjalani pemeriksaan urine lengkap untuk melihat keterkaitan dirinya pada barang bukti narkoba yang dimiliki asistennya.

Ivan masih enggan menyebutkan pemeriksaan apa yang telah ia jalani dengan anggota Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

“Nanti saja yah, kita preskon (press conference),” ujar Ivan.
  Presenter dan desainer Ivan Gunawan kini menjalani pemeriksaan urin untuk melengkapi berita acara pemeriksaan terkait kepemilikan dan keterlibatan jaringan kokain internasional oleh asistennya berinisial AJA (36). (ANTARA News/Devi nindy)

Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz mengatakan akan memeriksa Ivan Gunawan guna mendalami keterikatan Ivan dengan asistennya dan hubungan keduanya terkait kepemilikan narkoba kokain.

Ia menyebut narkoba jenis kokain yang dimiliki asisten figur publik Ivan Gunawan AJA (36) didapatkan dari jaringan narkoba asal Belanda.

Ia memaparkan lebih lanjut dari berita acara pemeriksaan, tersangka AJA menyatakan bahwa kokainnya didapat dari jaringan internasional Belanda, yang dikenalnya saat berada di Eropa akhir tahun lalu.

Saat dilakukan tes urine oleh anggota terhadap tersangka AJA, rupanya tersangka diketahui positif mengkonsumsi empat jenis zat narkoba.

“Hasil cek urine, positif kokain, methamphetamine, MDMA dan THC,” ujar dia.

AJA (36) ditangkap karena keterlibatannya atas peredaran gelap narkoba pada Senin di rumah kost No.1A kamar 23, Jalan  H Najihun No.1A (Dwijaya) Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tersangka AJA ditangkap bersama barang bukti satu paket serbuk kokain, dua paket serbuk MDMA, dan dua pil ekstasi.

“Yang jelas ini merupakan pengembangan jaringan kokain di Indonesia dan masih kami lakukan pemeriksaan secara intensif,” ujar dia.

Baca juga: Kokain asisten Ivan Gunawan dari jaringan Belanda
Baca juga: Polisi akan panggil Ivan Gunawan terkait kokain asistennya

 

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DKI – Kemendikbud kerja sama tingkatkan kompetensi guru-kepala sekolah

Jakarta (ANTARA News) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menandatangani kesepakatan kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru, pendidik dan tenaga pendidik lainnya.

“Kepala sekolah memegang peran penting dalam membangun ekosistem belajar mengajar yang baik di sekolah,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis usai menandatangani kerja sama tersebut.

Kesepakatan kerja sama tersebut juga melingkupi peningkatan mutu dan kompetensi para kepala sekolah di Jakarta.

“Peran dan kepemimpinan kepala sekolah sangat vital dalam membangun ekosistem sekolah yang baik dan hadirnya MoU ini kami sangat apresiasi karena dampaknya akan sangat besar kepada para siswa di Jakarta,” kata Anies.

Menurutnya peningkatan mutu para kepala sekolah ini dirasa sangat tepat terlebih kepala sekolah harus menyiapkan para gurunya karena peserta didik pada masa sekarang berhadapan dengan perubahan zaman yang cepat, sehingga mereka memerlukan bekal lebih agar siap menyambut masa depan. 

“Kita berharap kepala sekolah dan guru dapat membekali anak kita dengan  kompetensi untuk masa depan, kita harus gerak cepat dan harus berikan fokus pada konten pendidikannya,” kata Gubernur.

Ditambahkannya bahwa Pemprov DKI Jakarta ke depan akan merangkul para profesional agar memberikan sumbangsih terhadap peningkatan kompetensi dan kepemimpinan para kepala sekolah di Jakarta. 

“Jakarta punya konsentrasi putra putri terbaik di Indonesia, kita perlu undang para profesional dan direksi dari institusi yang berhasil untuk menjadi mentor bagi kepala sekolah di Jakarta,” kata Anies.

Gubernur juga berpesan agar kerja sama ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh jajaran Pemprov DKI Jakarta. 

“Kami berharap seluruh jajaran Pemprov DKI memanfaatkan MoU dengan sebaik-baiknya dan ini adalah langkah yang akan membuka kesepakatan kerja sama lainnya,” kata Anies.
 

Pewarta:
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BMKG peringatkan warga Jabodetabeka potensi hujan angin

Jakarta (ANTARA News) – Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini terkait potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat disertai angin berkecepatan tinggi di wilayah Jabodetabeka pada Kamis mulai pukul 10.05 hingga 12.00 WIB.

Laman resmi “bmkg.go.id” di Jakarta, Kamis, menyatakan perkiraan cuaca buruk berpeluang terjadi di Dramaga, Ciomas, Tamansari, Ciampea, Tenjolaya, Rancabungur, Cibungbulang, Pamijahan, Leuwiliang, Leuwisadeng, Bogor Barat, dan Tanah Sareal.

Kemudian dapat meluas ke wilayah Bogor Utara, Bogor Tengah, Bogor Selatan, Bogor Timur, Cijeruk, Caringin, Ciawi, Sukaraja, Kemang, Bojonggede, Cibinong, Babakanmadang, Citeureup, Megamendung, Tajurhalang, dan sekitarnya.

Masyarakat yang berada pada berbatasan langsung dengan wilayah tersebut di atas dan sekitar aliran sungai agar mengantisipasi terhadap kemungkinan dampak dari kondisi cuaca tersebut.

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ivan Gunawan jalani pemeriksaan di Polrestro Jakarta Barat

Jakarta (ANTARA News) – Presenter dan desainer Ivan Gunawan menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kepemilikan dan keterlibatan jaringan kokain internasional oleh asistennya berinisial AJA (36).

Pada Kamis sekitar pukul 10.00 WIB, Ivan Gunawan menghadiri panggilan pemeriksaan oleh Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat untuk melengkapi pemeriksaan asistennya.

Mengenakan kemeja kuning cerah, wajahnya ceria menyapa awak media yang mengikuti perkembangan kasus jaringan kokain Belanda.

“Sehaaat,” ujar Ivan sembari memasuki ruangan pemeriksaan.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz mengatakan akan memeriksa Ivan Gunawan guna mendalami keterikatan Ivan dengan asistennya, dan hubungan keduanya terkait kepemilikan narkoba kokain.

Sebelumnya, ia menyebut narkoba jenis kokain yang dimiliki asisten figur publik Ivan Gunawan AJA (36) didapatkan dari jaringan narkoba asal Belanda.

Ia memaparkan lebih lanjut dari berita acara pemeriksaan, tersangka AJA menyatakan bahwa kokainnya didapat dari jaringan internasional Belanda, yang dikenalnya saat berada di Eropa akhir tahun lalu.

Saat dilakukan tes urine oleh anggota terhadap tersangka AJA, rupanya tersangka diketahui positif mengkonsumsi empat jenis zat narkoba.

“Hasil cek urine, positif kokain, methamphetamine, MDMA dan THC,” ujar dia.

AJA (36) ditangkap karena keterlibatannya atas peredaran gelap narkoba pada Senin di rumah kost No.1A kamar 23, Jalan  H Najihun No.1A (Dwijaya) Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tersangka AJA ditangkap bersama barang bukti satu paket serbuk kokain, dua paket serbuk MDMA, dan dua pil ekstasi.

“Yang jelas ini merupakan pengembangan jaringan kokain di Indonesia, dan masih kami lakukan pemeriksaan secara intensif,” ujar dia.

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi kawal debat capres tanpa senjata

Jakarta (ANTARA News) – Polda Metro Jaya mengatakan pihaknya mengawal debat calon presiden perdana di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1) tanpa persenjataan lengkap.

“Enggak ada,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Rabu, saat ditanya mengenai kemungkinan personel dipersenjatai saat debat capres.

Argo pun menyampaikan, Polda Metro Jaya juga tidak menyiapkan penembak jitu untuk mengawal debat capres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu.

Walau demikian, penjagaan debat capres, Argo menjelaskan, dibuat hingga empat lapis.

Argo menerangkan, ring pertama berada dalam ruangan debat, dan pengamanannya dipimpin langsung oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

“Di luar ruangan, ring dua, pihak kepolisian dan TNI yang akan berjaga,” terang Argo.

Sementara itu, pengamanan ring tiga berada di luar Hotel dan Kompleks Perkantoran Bidakara.

Terakhir, pengamanan ring empat ditempatkan di luar lokasi debat.

“Pengamanan ring empat dikawal dari jajaran Direktorat Lalu Lintas fan Sabhara,” tambahnya.

Argo menyebut, Polda Metro Jaya berencana mengerahkan hampir dua ribu personel untuk mengawal debat capres pertama yang bertajuk “Hukum, HAM, dan Terorisme”. 

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Baca juga: Polisi siapkan pengamanan empat lapis kawal debat capres

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polda Metro siapkan pengalihan arus saat debat capres

Jakarta (ANTARA News) – Aparat Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan pengalihan arus lalu lintas kendaraan di sekitar Bidakara Jakarta Selatan, yang menjadi lokasi debat pasangan calon presiden/calon wakil presiden.

“Pengalihan arus kendaraan diberlakukan jika situasi lalu lintas terjadi kemacetan parah agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf di Jakarta, Kamis.

Saat terjadi kepadatan arus kendaraan di sekitar lokasi debat, Yusuf menyebutkan kemungkinan langkah pertama petugas akan mengalihkan kendaraan ke tol dalam kota dari arah Semanggi menuju Cawang.

Persiapan pengaturan arus lalu lintas lainnya yang utama di sekitar Jalan Jenderal Gatot Subroto menuju Bidakara arah Cawang dengan memberlakukan satu arah.
Kemudian penutupan di Jalan Soepomo dari arah Pancoran menuju Tebet yang masuk ke arah Bidakara.

Petugas juga akan mempertimbangkan penutupan Jalan Mandala Raya dari utara ke selatan yang dialihkan ke Jalan Dukuh Patra Raya.

“Penutupan dilakukan secara selektif karena ada pemukiman warga, dan perempatan Pancoran dipantau secara situasional,” Yusuf menambahkan.

Yusuf menyatakan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan 820 personel untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan saat pelaksanaan debat capres di Bidakara.

Selain itu, anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga menyiapkan pengawalan sesuai standar prosedur operasional bagi setiap pasangan calon presiden/calon wakil presiden mulai dari lokasi pemberangkatan menuju Bidakara kemudian kembali ke tempat awal kumpul.

Pasangan Calon Presiden/Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo/Ma’ruf Amin dan pasangan Calon Presiden/Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto/Sandiaga Uno akan mengikuti debat pertama di Bidakara Jakarta Selatan pada Kamis pukul 20.00 WIB.

Debat pertama mengusung tema soal hukum, hak asasi manusia (HAM), tindak pidana korupsi, dan tindak pidana terorisme.

Baca juga: Polisi imbau pendukung calon tidak ke lokasi debat

Baca juga: Debat capres perdana di gelar malam ini

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Waspadai hujan angin di Jakarta Barat pada Kamis siang

Jakarta (ANTARA News) – Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga mewaspadai potensi hujan disertai angin berkecepatan tinggi di wilayah Jakarta Barat pada Kamis siang menjelang sore.

Laman resmi “bmkg.go.id” di Jakarta, Kamis, menyebutkan wilayah Jakarta Barat dan sekitarnya berpeluang terjadi cuaca buruk disertai petir atau kilat.

Sementara itu, sebagian besar di wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan lokal hingga berintensitas sedang khususnya di Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hingga malam hari.

Suhu udara antara 24 hingga 32 derajat celsius dan tingkat kelembaban mencapai 70 persen-95 persen.

Baca juga: BMKG prakirakan hujan petir di Jaksel dan Jakbar pada Rabu siang
 

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi imbau pendukung calon tidak ke lokasi debat

Jakarta (ANTARA News) – Aparat Polda Metro Jaya mengimbau para pendukung pasangan calon presiden/calon wakil presiden tidak berkumpul di lokasi debat Gedung Bidakara Jakarta Selatan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf di Jakarta, Kamis, mengatakan para pendukung pasangan calon presiden/calon wakil presiden sebaiknya menonton bersama di posko pemenangan.

“Untuk menghindari gesekan antar pendukung pasangan calon,” kata Kombes Pol Yusuf.

Yusuf mengungkapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengizinkan 100 orang pendukung dari setiap pasangan calon presiden/calon wakil presiden ditambah 300 undangan yang memasuki aula debat di Bidakara.

Diungkapkan Yusuf, KPU juga melengkapi tamu dengan name tag, kartu undangan, dan gelang barcode saat memasuki aula.

Yusuf mengungkapkan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengerahkan 820 personel untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi debat.

Sementara pengelola Bidakara telah menyiapkan tempat parkir bagi para tamu undangan dan pendukung pasangan calon dengan daya tampung sekitar 1.100 kendaraan.

Pasangan Calon Presiden/Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo/Ma’ruf Amin dan pasangan Calon Presiden/Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto/Sandiaga Uno akan mengikuti debat pertama di Bidakara Jakarta Selatan pada Kamis pukul 20.00 WIB.

Debat pertama mengusung tema soal hukum, hak asasi manusia (HAM), tindak pidana korupsi, dan tindak pidana terorisme.

Baca juga: Debat capres perdana di gelar malam ini

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi tangkap Aris Idol

Penyanyi Januarisman Runtuwene (kiri) dihadirkan saat rilis kasus penyalahgunaan narkoba di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (16/1/2019). Penyanyi yang akrab disapa Aris “Idol” itu bersama empat orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba setelah ditangkap oleh Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok saat mengkonsumsi narkoba jenis sabu dan minuman keras di sebuah apartemen di Jakarta Selatan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Asisten Ivan Gunawan diringkus karena telibat jaringan narkoba

Jakarta (ANTARA News) – Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat meringkus asisten artis dan presenter kondang Ivan Gunawan karena terlibat jaringan narkoba kokain.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendiz, di Jakarta, Rabu, membenarkan anggotanya telah mengamankan pria berinisial AJA (36), karena keterlibatannya atas peredaran helap narkoba pada Senin.

“Ya benar, kita amankan seorang berinisial AJA  di rumah kost No.1A kamar 23, Jalan  H Najihun No.1A (Dwijaya) Gandaria Utara, Kebayoran Baru Jakarta Selatan,” ujar AKBP Erick.

Tersangka AJA ditangkap bersama barang bukti satu paket serbuk kokain, dua paket serbuk MDMA, dan dua pil ekstasi.

“Yang jelas ini merupakan pengembangan jaringan kokain di Indonesia, dan masih kami lakukan pemeriksaan secara intensif,” ujar dia.

Ketika ditanya terkait adanya dugaan keterlibatan publik figur Ivan Gunawan, AKBP Erick mengatakan, pihaknya akan segera memanggil Ivan Gunawan.

“Ivan Gunawan akan segera dipanggil dan diperiksa keterangannya sebagai saksi,” tandasnya.

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aris Idol mengaku dijebak saat konsumsi narkoba

Jakarta (ANTARA News) – Januarisman Runtuwene alias Aris Idol (31) mengaku dirinya dijebak saat diringkus Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok ketika sedang mengonsumsi narkoba berupa sabu-sabu dan minuman keras (miras) bersama dua laki-laki dan dua wanita.

“Saya mendapat kabar dari Aris, kalau dia dijebak oleh seseorang yang menjanjikan pekerjaan kepada Aris,” ujar pengacara Aris, Zecky Alatas, yang ditemui Antara di Kantor Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (16/1).

Zecky menambahkan bahwa orang yang menjanjikan pekerjaan kepada Aris ternyata membeli sabu dan memaksa Aris untuk ikut mengonsumsi atau Aris tidak akan dibayar dan tidak akan mendapat pekerjaan.

Terkait orang yang memaksa Aris mengonsumsi narkoba, Zecky mengatakan bahwa inisial orang tersebut adalah A.

“Saya dapat kabar dari Aris bahwa inisialnya A, seorang perempuan. Si A ini memang berteman dengan Aris. Kenal sebagai teman saja,” kata Zecky.

Zecky mengatakan untuk saat ini pihaknya akan mengikuti jalur prosedur hukum yang tengah berjalan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Pewarta:
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kokain asisten Ivan Gunawan dari jaringan Belanda

Jakarta (ANTARA News) – Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendiz, menyebut narkoba jenis kokain yang dimiliki asisten figur publik, Ivan Gunawan, AJA (36), didapatkan dari jaringan narkoba asal Belanda.

Hal itu diketahui dari berita acara pemeriksaan, AJA menyatakan kokainnya didapat dari jaringan internasional Belanda, yang dikenalnya saat berada di Eropa akhir tahun lalu.

Saat dilakukan tes urine terhadap AJA, dia positif mengkonsumsi empat jenis zat narkoba. “Hasil cek urine, positif kokain, methamphetamine, MDMA dan THC,” ujar Frendiez, di Jakarta, Rabu.

AJA (36) ditangkap karena keterlibatannya atas peredaran gelap narkoba, Senin, di rumah indekost-nya, di Jalan Najihun Nomor 1A kamar 23, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

AJA ditangkap bersama barang bukti satu paket serbuk kokain, dua paket serbuk MDMA, dan dua pil ekstasi.

Saat ditanya apakah ada kemungkinan Ivan Gunawan terlibat, dia katakan, “Ivan Gunawan akan segera dipanggil dan diperiksa keterangannya sebagai saksi.”

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Polisi akan panggil Ivan Gunawan terkait kokain asistennya

Jakarta (ANTARA News) – Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendiz mengatakan pihaknya akan memanggil Ivan Gunawan untuk dimintai keterangan terkait kepemilikan kokain asistennnya, AJA (36).

“Ivan Gunawan akan segera dipanggil dan diperiksa keterangannya sebagai saksi,” ujar AKBP Erick di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan akan memeriksa Ivan Gunawan guna mendalami keterikatan Ivan dengan asistennya, dan hubungan keduanya terkait kepemilikan narkoba kokain.

Sebelumnya, ia menyebut narkoba jenis kokain yang dimiliki asisten figur publik Ivan Gunawan, AJA (36), didapatkan dari jaringan narkoba asal Belanda.

Ia memaparkan lebih lanjut dari berita acara pemeriksaan, tersangka AJA menyatakan bahwa kokainnya didapat dari jaringan internasional Belanda, yang dikenalnya saat berada di Eropa akhir tahun lalu.

Saat dilakukan tes urine oleh anggota terhadap tersangka AJA, rupanya tersangka diketahui positif mengkonsumsi empat jenis zat narkoba.

“Hasil cek urine, positif kokain, methamphetamine, MDMA dan THC,” ujar dia.

AJA (36) ditangkap karena keterlibatannya atas peredaran gelap narkoba pada Senin di rumah kost No.1A kamar 23, Jalan  H Najihun No.1A (Dwijaya) Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tersangka AJA ditangkap bersama barang bukti satu paket serbuk kokain, dua paket serbuk MDMA, dan dua pil ekstasi.

“Yang jelas ini merupakan pengembangan jaringan kokain di Indonesia, dan masih kami lakukan pemeriksaan secara intensif,” ujar dia.

Baca juga: Kokain asisten Ivan Gunawan dari jaringan Belanda
Baca juga: Polisi dalami keterkaitan Steve Emmanuel dengan sindikat narkoba internasional
Baca juga: Warga Rusia jual kokain diadili di Bali

 

Pewarta:
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hercules didakwa bantu ambil alih lahan PT Nila Alam

Jakarta (ANTARA News) – Tokoh pemuda Hercules Rozario Marshal didakwa membantu mengambil alih lahan PT Nila Alam Kalideres oleh Jaksa Penuntut Umum saat sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu.

Baca juga: Polisi limpahkan kasus Hercules ke Kejaksaan

Jaksa Penuntut Umum Anggia Yusran menyebutkan pemberian kuasa untuk mengambil alih lahan bermula dari terdakwa Hendy Musawan yang bertemu dengan salah satu anggota kelompok Hercules bernama Fransisko Soares Rekardo alias Bobi.

Jaksa Anggia memaparkan Handy Musawan terlebih dulu menemui Fransisko Soares Rekardo alias Bobi untuk meminta bantuan mengambil alih lahan, yang menurut putusan Peninjauan Kembali milik Thio Ju Auw cs.

Baca juga: Walkot Jakbar: Jangan beri ruang untuk premanisme

Namun karena tidak bisa baca tulis, Bobi meminta bantuan kepada terdakwa Hercules Rozario Marshal alias Hercules untuk melaksanakan pengambilalihan lahan.

Sebelum pelaksanaan pengambilalihan lahan, Hercules sempat meminta pendapat kepada penasehat hukum Hendy Musawan yang bernama Sopian Sitepu. Handy Musawan merupakan ahli waris dari Thio Ju Auw bersadarkan PK (Peninjauan Kembali) Nomor 90 PK/Pdt/2003 pada tanggal 26 Oktober 2004.

“Lahan tersebut berada di PT Nila Alam, Jalan Daan Mogot KM 18, Kalideres, Jakarta Barat,” ujar Anggia.

Baca juga: Pengamat katakan premanisme buah kebebasan pasca Orde Baru jatuh

Selanjutnya, pertemuan antara Bobi, Sopian, dan Hendy pada 8 Agustus 2018 di sebuah mall di Jakarta Barat menghasilkan PK tersebut dijadikan dasar untuk melakukan penguasaan lahan dan pemasangan plang untuk menandakan kepemilikan lahan.

“Saksi Sopian Sitepu, SH, memerintahkan Fransisco Soares Rekardo alias Bobi untuk membuat plang berbunyi berbunyi `HAK MILIK BERDASARKAN PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NO.90/2003 TANAH INI MILIK THIO JU AUW BERSAUDARA KUASA HUKIM SOPIAN SITEPU,SH, KUASA LAPANGAN HERCULES, CS`,” tutur Anggia.

Baca juga: Ada tersangka baru sesudah rumah Hercules digeledah

Setelahnya, Hercules memerintahkan 60 anak buahnya yang dikumpulkan oleh Bobi untuk melakukan penguasaan lahan pada 8 Agustus 2018 sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka melakukan aksi premanisme dan pendudukan lahan dengan ancaman membawa senjata tajam.

Dalam persidangan, terdakwa Hercules tidak mengajukan eksepsi dan menerima dakwaan JPU. Namun, ia dan kuasa hukumnya yang terdiri dari sepuluh pengacara mengajukan status Hercules dari tahanan rumah tahanan (rutan) menjadi tahanan kota.

Baca juga: Nama Hercules tercantum pada papan plang lahan

Selain itu, tim kuasa hukum Hercules mengajukan persidangan Hercules dipercepat maupun dilakukan dua kali seminggu, sebab kliennya berencana melaksanakan umroh yang sudah direncanakan jauh-jauh hari.

“Kami sepakat tidak mengajukan eksepsi, bukan berarti kami menerima. Tetapi nanti dalam pembelaan ada perkara yang paling masukkan. Penangguhan status ke tahanan koya dijamin oleh pasal 31 KUHP, kami serahkan kepada majelis hakim,” ujar Ketua Tim Penasehat Hukum Hercules, Anshori Thoyib.

Baca juga: Polisi sebut Hercules pimpin aksi premanisme lahan Kalideres

Atas perkara tersebut, Hercules dikenakan Pasal 170 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Pewarta:
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Satgas periksa Sekjen PSSI di Polda Metro Jaya

Jakarta (ANTARA News) – Satuan Tugas Antimafia Bola Polri memeriksa Sekretaris Jenderal Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria di Polda Metro Jaya, Rabu.

Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, Tisha diperiksa sebagai saksi atas laporan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indriyani mengenai dugaan penipuan pengaturan pertandingan Liga 2.

Tisha tiba di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 17.10 WIB, Rabu, atau mundur tiga jam dari waktu yang diagendakan pada 14.00 WIB.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola memeriksa Bendahara PSSI Berlinton Siahaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin.

Berlinton diperiksa sebagai saksi dari laporan Lasmi selama kurang lebih sembilan jam.

Usai pemeriksaan, Berlinton menyampaikan penyidik meminta penjelasan mengenai alur pengeluaran uang, dan prosedur tata kelola keuangan PSSI.

Sejak skandal pengaturan pertandingan bergulir pada medio Desember, Satgas Antimafia Bola telah menetapkan 10 tersangka.

Namun, penyidik baru menahan enam tersangka, yaitu anggota komite eksekutif PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota komisi wasit Priyanto bersama anaknya Anik, anggota komisi disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, wasit Liga 3 Nurul Safarid, dan staf direktur perwasitan PSSI ML.

Empat sisanya, P, CH, MR, dan DS belum ditangkap dan ditahan oleh penyidik Satgas Antimafia Bola.

Baca juga: Satgas Antimafia Bola periksa Bendahara PSSI selama sembilan jam

Baca juga: Satgas tangkap staf direktur perwasitan PSSI

(T. KR-GNT/

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019